Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Benci CEO Cinta Tanpa Rencana

Benci CEO Cinta Tanpa Rencana

gumam Fani puas. Tanpa mereka sadari, seseorang memperhatikan gerak-gerik mereka. Dimas, kepala divisi inovasi, yang sejak awal sudah curiga dengan Fani, mulai memasang telinga. Ia diam-diam mengumpulkan bukti-bukti kecil. Dimas bukan orang yang suka drama, tapi ia juga tak tahan melihat ketidakadilan di depan matanya. "Kalau Alya jatuh bukan karena kesalahannya sendiri, aku nggak akan diam," batinnya.
1.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Tangan kanannya yang memegang ponsel dengan aplikasi kalkulator ilmiah bergetar hebat. "Benar... seratus persen akurat, Pak," suara guru matematika berwajah algojo itu kini mencicit, tak ada lagi sisa arogansi di nadanya. "Bahkan... dia tidak menggunakan rumus dasar. Dia memotong jalur perhitungan dengan teorema binomial Euler. Cara ini baru diajarkan di semester empat jurusan Matematika Murni. Ini... ini tidak masuk akal."
405 viewsOngoingIdinagdag sa Library 10 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
Nayna Boyfriend(Indonesia)

Nayna Boyfriend(Indonesia)

ucap rani yang berdiri diatas kursi kantin, sembari memegang sendok garpu ditangannya, menunjuk kesembarang arah dengan sendok itu "Kamu kalau hidup siapa yang nguburin?" tunjuk rani kearah monik. Sontak monik ikut naik keatas kursi dan memasang wajah lugunya "hidupku sehari-hari sudah berasa mati pak, gebetanku menghilang seperti ditelan bumi, persoalan yang sulit aku pecahkan hanyalah rumus matematika" Monik ketularan pecicilan Rani.
107.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 314 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

Lahir Kembali Kemasa Aku Harus Membalas Cintanya

Tiba-tiba, sepotong kapur terbang dan mengenai kepala Ethan tepat di kepalanya. "Ethan, saya di kelas dan kamu mengobrol di belakang? Berdiri kalau begitu!" Marten Jo memelototinya dan berkata dengan tegas. “Guru, apa yang kamu lakukan?” Ethan menyeka bedak dari dahinya. Marten Jo menunjuk ke soal matematika di papan tulis, "Anda selesaikan soal ini, jika bilangan kompleks Z = (X² + 2X-3) + (X + 3) adalah imajiner, berapakah nilai bilangan riil X?"
104.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

"Aku nggak sering begadang, kok. Belajar aja kayak biasanya. Aku juga nggak sepintar itu juga, Kak." Bita melongo. "Juara satu nasional masih mau bilang nggak pintar?" "Masih banyak yang lebih hebat." "Siapa? Luca Pacioli? Kamu ada dibawahnya pas berarti," ucap Bita menyebut seorang matematikawan Italia yang sering dijuluki "Bapak Akuntansi".
1029.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 997 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
CINTA DIAMBANG KEMATIAN

CINTA DIAMBANG KEMATIAN

Baginya, berbicara dengan orang asing tentang beban pikirannya terasa aneh, terutama tentang hal-hal yang bahkan sulit dia pahami sendiri. Citra berdiri dan menatap Rama sejenak sebelum berkata, "Aku harap kamu menemukan apa yang kamu cari, Rama. Kadang, jawaban yang kita cari ada di tempat yang tak terduga." Setelah itu, Citra melangkah pergi, meninggalkan Rama sendirian di bangku taman rumah sakit. Rama memperhatikan kepergiannya dengan pandangan kosong, lalu kembali merenung.
101.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 52 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

𝘉𝘪𝘴𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘮𝘶? Balasannya datang dalam waktu singkat: 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶. 𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘥𝘪 𝘵𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘱𝘶𝘴 𝘴𝘰𝘳𝘦 𝘪𝘯𝘪.
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 59 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
Bittersweet

Bittersweet

Beliau mengajar matematika, ilmu yang sangat menyenangkan bukan? Bagi Gara, matematika itu seperti puzzle. Sangat sulit untuk dimengerti jika kita kehilangan 1 piece penyusunnya. Sebaliknya, bagi Nandara matematika bagaikan santet. Harus dihindari sejauh mungkin. Ia mungkin bisa mentolerir pelajaran lainnya, tapi tidak untuk matematika. "menyenangkan apanya, ini mah simulasi masuk oven. Otak serasa dipanggang" pikir Nandara.
103.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
Shadow Under The Light

Shadow Under The Light

Aku berdiri gugup, lalu duduk di bangkuku. Pelajaran pun segera dimulai. Sialnya lagi, semua dimulai dari matematika, pelajaran yang paling kubenci. Sial. "Jika persamaan kuadrat px2 + 30x + 25 = 0 mempunyai akar–akar sama, maka nilai p adalah ...." Bu Yuanita menulis sambil membaca di papan tulis. Matilah aku. Aku menyentuh telinga kiri dan berbisik kecil. "Brendi aku butuh bantuanmu."
108.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 240 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
Putri yang Sesungguhnya

Putri yang Sesungguhnya

gadis itu bertanya Binar mengangguk “Berapa kali?” “Emmm ... kalau tidak salah sepuluh kali.” “Wuahh!” Zeline mendecak seraya menggelengkan kepalanya penuh kagum. Ternyata bundanya tidak salah memilih seorang guru untuknya “Aku sangat ingin menjuari olimpiade matematika nasional, tapi aku selalu saja kesulitan mempelajari materinya. Aku benar-benar hampir putus asa!”
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 170 Beses bilang benci matematika
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status