CEO Mencari Cinta
Salah satu tukang kebun memagutkan tangannya.
“Iya tahu, kamu itu masih perjaga matanya jelalatan, kamu juga perawan juga matanya jelalatan. Biarin mereka. Wang namany juga suami istri.” Para pembantu itu akhirnya bubar ke pekerjaannya masing-masing setelah diusir Bi Minah. Sedangkan mereka berdua, jangan bertanya sedang apa, mereka memusakan hasarat masing-masing untuk menyalurkan keinginannya bercinta. Ilham memberikan sentuhan-sentuhan kepasa sang istri, hingga tidak akan bisa dihindari lagi, bahwa kini mereka saling menuntut dan saling membutuhkan.
“Ah, aku pingin lebih ganas.” Tias kali ini yang meminta.
Bab Populer