LEMBUR TENGAH MALAM
Gracya melirik ke atas sekilas, mencoba untuk tidak panik, tetapi suara itu terus berlanjut, disertai dengan sesekali tawa kecil yang terdengar agak serak.
Dengan tangan yang masih gemetar, Gracya melanjutkan "bermain" kalkulator, berharap bisa bertahan tanpa harus keluar dari bilik. Namun, di sela-sela suara scrolling itu, ia mendengar suara yang lebih pelan, seperti gumaman, tetapi cukup jelas untuk membuat bulu kuduknya berdiri.
“Gemes ya… bayinya lucu banget,” suara itu bergumam pelan di sebelahnya.
Hot Chapters