Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

*** Saat sampai di gerbang kampus, Wandra berhenti sebentar melihat papan pengumuman yang ada di dinding dekat gerbang. Matanya tertarik pada salah satu poster—iklan sebuah cafe dengan foto-foto makanan dan minuman yang terlihat sangat menggugah selera. Ada pasta carbonara yang creamy, steak dengan saus cokelat yang mengkilap, es kopi dengan whipped cream yang tinggi, dan berbagai dessert yang cantik. "GRAND OPENING - CAFE AROMA. Jl. Melati No. 15. Diskon 20% untuk semua menu!"
1026.7K viewsOngoingAdded to Library 694 Times as bersaudara cafe
Read
+Library
HARMONY

HARMONY

Jadi mereka berlima bisa kembali bersama. “Oke gugel, restoran terenak dekat sini” ucap Sagara mendekatkan mulutnya ke layar ponsel. “Ini gengs, nixyaca café namanya” Sagara memperlihatkan restaurant itu pada Abian, karena hari ini Abian yang traktir. “Jangan meres gua dong, gua juga mau bagi-bagi kebahagiaan sama anak-anak yang lain” ujar Abian berharap teman-temannya merasa kasihan.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as bersaudara cafe
Read
+Library
Side Story of Erhan

Side Story of Erhan

Nadira mengedikkan bahu. Erhan tampak mengangguk-angguk mengerti. Kedekatan Nadira dengan kakak iparnya itu memang tidak bisa diragukan lagi. Erhan menegakkan tubuh, begerak setengah langkah dan berdiri di hadapan Nadira. "Temen aku punya cafe," ucap pria itu kemudian. "Nama cafenya Our Heaven. Kamu tahu?" Nadira menggeleng. "Dia mengusung tema private library. Disana ada rak-rak yang berisi buku fiksi dan non fiksi. Dia menamai cafenya Our Heaven karena ingin setiap pelanggannya yang gemar membaca merasa cafe itu seperti surganya pribadi. Buku-bukunya juga bisa disewa. Ada semacam kartu keanggotaan yang dibuat untuk para konsumennya. Ada area indoor, outdoor dan rooftop." Tutur pria itu men
9.824.9K viewsCompletedAdded to Library 920 Times as bersaudara cafe
Read
+Library
Nobody Knows

Nobody Knows

jelasnya. Kirei hanya tersenyum canggung tidak tahu harus berkata apa. Hingga mobil Faisal terlihat dan menepi di depan mobil mereka. Mereka berdua segera keluar dari mobil. Kirei, Dini dan Faisal memasuki cafe yang bernuansa modern dengan nuansa kayu dan tanaman hijau, vibe cafe ini memang seperti rumah pohon. Cafe ini adalah cafe pusat dari banyaknya cabang, Kirei baru mengetahui ada cafe seperti ini di kota. Dia melihat banyak sekali pelanggan di sana.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as bersaudara cafe
Read
+Library
Rindu yang Terluka

Rindu yang Terluka

Kenapa tidak mau menyebut nama kafe di mana ia akan pergi? ***L*** Kafe Bidara. Kafe legendaris yang masih ramai pelanggan. Kalau tidak salah, kafe ini sudah berdiri sejak empat puluh tahun yang lalu. Sekarang sudah dipegang oleh generasi kedua dari pendirinya. Tapi menunya tetap sama. Khas pedesaan. Kalau kafe sekarang ada sajian mix plater yang isinya sosis, kentang goreng, atau nugget. Kalau Kafe Bidara berisi, pisang goreng atau rebus, ubi goreng atau rebus. Ada juga hasil bumi lain berupa umbi-umbian.
9.9188.8K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as bersaudara cafe
Read
+Library
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Ada bougenville, bunga kertas, dan bunga anggrek yang ditanam menempel di pohon mangga. Sabda mengajak istrinya berbelok di sebuah kafe. Mereka mengambil tempat duduk di teras kafe. Untuk sarapan memesan nasi goreng dan teh bunga Rosella. Musik instrumen mengalun di seluruh penjuru ruangan. "Tunggu di sini sebentar, ya!" pamit Sabda sambil berdiri. "Mas, mau ke mana?"
10401.7K viewsCompletedAdded to Library 11.6K Times as bersaudara cafe
Show Reviews (92)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Read All Reviews
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

tanya Bayu. “Kami? Kalau boleh tahu, kafe itu milik siapa? Bapak atau Aditya?” “Kafe itu memang milik Aditya, Sebuah Rasa namanya. Tapi, istri saja juga ada menanam modal di sana dan rencananya menu utamanya juga dari istri saya,” jelaskan Bayu. Dikuatkan dengan anggukan Anita.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 386 Times as bersaudara cafe
Read
+Library
(Bukan) Istri Pilihan

(Bukan) Istri Pilihan

Netranya yang bening menatap indahnya pemandangan di ujung sana. "Ayo, kita minum dulu." Bu Eri meraih lengan Anastasya dan mengikuti langkah Fauzi yang ingin 'ngopi'. Kopi, teh hangat, dan jeruk hangat dipesan. Ada satu piring oval berisi sosis bakar, franc fries, dan nugget. Satu paket cemilan yang biasa selalu tersedia di kafe. "Mas Yoshi tadi nge-WA Ibu lagi?" tanya Anastasya sambil ngemil.
10166.8K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as bersaudara cafe
Show Reviews (39)
Read
+Library
Endah Ariyani
Terima kasih kak Lis sudah buat karya sebagus ini, semangat terus updatenya yaa kak......... karya kakak emang selalu bagus semua tapi paling bagus menurut saya tetap Sabda Senja... kalau Anastasya ini belum terbaca cerita nya akan seperti apa,balik sama Yoshi atau menemukan cinta yang baru ...
sari
Aku suka banget semua novel karya mbak lis.. baru kali ini aku suka dgn novel 1 pengarang cerita.. Awalnya 1 novel menarik, kedua menarik, selanjutnya nyambung lg.. Aku suka cerita novel mbak lis banyak menceritakan perempuan2 tanggung.. Terus berkarya mbak lis..ditunggu cerita2 menariknya..🫰🏻
Read All Reviews
Berbagi Luka

Berbagi Luka

Saat itu terjadi, Sara sudah memilik penyakit yang kini ia derita. "Di cafe gak cuma ada kopi. Kamu bisa beli susu kocok atau roti bakar. Di tempatku, cafe-cafe itu umum sama menu makanannya yang sederhana, tapi cocok sama lidah anak muda," cerita Seren sambil terus berjalan mengikuti barisan di hadapannya. Mendengarnya, Sara terdiam sebentar. Tidak tahu kenapa, kepalanya langsung menjurus ke arah: darimana Seren berasal? Bolehkah Sara bertanya padanya sekarang?
3.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as bersaudara cafe
Read
+Library
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Tapi pikiranku kembali pada Nadira, aku belum sempat mengunjunginya, mudah-mudahan saja dia baik-baik saja. Akhirnya, cafe “Brew & Bite” terlihat di kejauhan. Lampu neon kuning keemasan, aroma kopi panggang menyambut. Kami parkir di di depannya, melihat sekitar mencari keberadaan Mbak Dini atau Pak Sumarna. Sekitar cafe ramai oleh pasangan muda, keluarga kecil, dan beberapa orang lainnya yang berlalu lalang. “Ayo Bim kita masuk! Tetap waspada," bisik Ardi.
1080.9K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as bersaudara cafe
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status