Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Terungkapnya Kebiasaan Buruk Suamiku

Masa iya dia tak tergoda pada satu wanita pun. Kami sampai di sebuah tempat yang bertuliskan 'Yudhagama' yang bertema khas korea. Cafe berkonsep 'all you can eat' alias bisa makan di tempat sepuasnya dengan patokan membayar sesuai harga yang tertera. Beberapa pelayan yang berpakaian merah hitam menyambut di depan pintu, saat Yuda mendorongku perlahan, sedang Ibu dan Adi menyusul di belakang.
1022.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 876 kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Ternyata Kamu Tempat Pulang

Ternyata Kamu Tempat Pulang

“Nanti lo mau ke mana abis ini?” Haris menatap Kirana dengan senyum santai. “Gue tahu kafe kecil yang cozy banget di Montorgueil. Cheesecake-nya lo banget. Dan baguette-nya gak keras kayak alat fitness.” Kirana tertawa pelan. “Gas!” ***
924 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Ayo Menikah, Mas Duda!

Ayo Menikah, Mas Duda!

“Oke, oke. Ke mana kita?” “Gimana kalau Cafe yang baru buka itu, Pa? Lagi viral di stagram, Papa udah coba ke sama belum?” Galih menggeleng. “Belum, Cafe apa namanya?” “Bentar aku cari dulu,” Jason mengeluarkan ponselnya, mengetikkan beberapa huruf di mesin pencari. “Oh, namanya Cafe Bougenville, Pa. Kita ke sana aja, yuk! Cobain menu mereka,” kata bocah lelaki itu bersemangat.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

“Ayo, kita pergi ke kafe sebelah. Setidaknya kita bisa menenangkan diri dengan secangkir kopi.” Kebetulan, sebuah bakery dan kafe berada tepat di sebelah dealer BYD, tempat mereka berada. Dari luar saja, Bakery The Mom’s sudah tampak sangat eksklusif. Dindingnya dihiasi jendela besar dengan bingkai putih bersih, dan meja-meja di dalamnya tersusun rapi dengan nuansa mewah. Tempat ini jelas cocok untuk sesi foto-foto sosial media, pikir June, matanya berbinar saat melihat ke dalam kafe.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Halte Cafe

Halte Cafe

Tujuannya, adalah agar ia bisa leluasa melihat kondisi pemandangan di luar cafe. Sementara di dapur, Yuya mengeluarkan sebuah gelas mug jar ukuran sedang di atas kusen. Lalu meraih sebuah buku bersampul kulit berwarna cokelat tua. Kemudian menggunakan sebuah pena bulu yang tersimpan di dalamnya untuk menulis. 9 Juni, Seorang wanita dengan aura kelabu datang ke Halte saat hujan sedang turun. Y berencana menyajikan Hot Butterbeer Sunflower untuk menghilangkan aura tersebut.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Cinta Dibalik Hukum Adat

Cinta Dibalik Hukum Adat

“Iya Sar, untuk barcode acara besok uda gue kirim ke lo ya!” “Oke-oke gue sama Rio besok pasti bakalan datang!” Ucap Sarah dengan riang. Keesokan harinya… Sarah dan Rio mengenakan baju bernuansa putih, sesuai tema dari acara grand opening café milik Narandra. Sarah dan Rio juga datang lebih awal karena mereka tidak mau terlambat di acara itu. Setelah perjalanan hampir 45 menit akhirnya Sarah dan Rio sampai juga di café baru milik Narandra. Café itu benar-benar terlihat mewah dan juga berkelas. Café yang hampir full kaca dengan interior kayu berwarna coklat gelap, dan lampu-lampu cantik tak lupa dengan tambahan tanaman-tanaman hijau yang semakin membuat tempat ini begitu memukau. Tempat ini j
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

Cafe itu tak jauh dari tempat Zidan bekerja, sehingga lima menit mobil sudah sampai di depan. "Mau pesan apa?" Raisa menyodorkan daftar menu setelah pesanan miliknya dicatat sang pramusaji cafe. "Samakan saja." Raisa mengangguk dan sambil menunggu pesanan datang, Raisa membuka pembicaraan. "Anda kenal saya?" tanya Raisa membuka kacamatanya. "Tidak terlalu. Tapi sepertinya Anda bukan orang sembarangan."
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Orderan Kue Untuk Hari Pertunangan Suamiku

Orderan Kue Untuk Hari Pertunangan Suamiku

Sekitar tiga puluh menitan, aku sudah sampai disana sesuai dengan sharelok yang kemarin dikirimnya. "Mbak Dita, sini!" panggil Raisa saat aku masuk ke dalam. Aku pun menuju tempat duduk yang dipilih oleh Raisa. Sebuah cafe minimalis dengan background pemandangan Gunung Arjuno. Pintar sekali ternyata Mas Chandra mencari tempat untuk usaha. Pelanggan yang datang pun lumayan banyak, rata-rata mereka datang pasangannya. "Mari Mbak duduk sini. Waduh penampilan Mbak Dita kali ini sudah mirip pembalap saja. Mau pesan apa nih, Mbak?" ucap Raisa ramah.
10281.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai bersaudara cafe
Tampilkan Ulasan (56)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Yanti Keke
Ceritany bagus.... Thor... bikin extra part utk Rury dn Yudha donk....karen dn gus alif jg akhrny bgm, masa seorg "gus" zinah"....Karen prnh salh, tp dia kn dah taubat, hrsny jgn dbuat susah. Toh dia sdh trm hukumnny...
Baca Semua Ulasan
Devil Intention - Bahasa Indonesia

Devil Intention - Bahasa Indonesia

Encounter 3 Sebuah Kafe di daerah Bilangan, Jakarta Barat. Benar kata Kayara, kliennya kali ini benar benar membuatnya syok dan tidak percayara. Kafe yang Aruna masuki yang sepengetahuannya hanya bisa dimasuki oleh orang yang sudah reservasi terlebih dahulu. Tanpa perlu memerlukan tanda pengenal, Aruna bisa mengetahui siapa kliennya sekarang ini.
9.427.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
My Blissful Marriage

My Blissful Marriage

Angin siang menerpa wajahnya, tapi kepala Selene dipenuhi kejadian di atas kejadian lainnya yang menimpanya minggu ini. Cafe Arcadia muncul di ujung jalan, sebuah bangunan dua lantai dengan logo emas kecil yang terasa homey, cafe tersebut bernuansa cozy-green, dengan banyak tanaman dan cahaya alami yang membuatnya terasa sangat nyaman.
793 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai bersaudara cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status