Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Kemudian, tanpa basa-basi, Siegel mencambuk kuda dengan sekuat tenaga, lalu menarik kapak perangnya dan berbalik untuk menghadapi para pengejar. "Hmph!" ia menggeram, Blood Boiling-nya. Matanya berubah menjadi Red Tide, totem di tubuhnya tiba-tiba menyala, otot-ototnya membengkak seperti batu, dan ia menjadi seperti berserk God of War. Blood Boiling Berserker! Dengan mengorbankan nyawanya, ia membakar darahnya sendiri sebagai ganti keabadian sementara! "Ayo, kalian bajingan! Mari kita pergi ke neraka bersama!"
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Itu adalah mode berserk, yang membuat kekuatanya meningkat drastis. Tanpa ragu, Cerberus meluncur maju dengan kecepatan kilat, menyulap dirinya menjadi kilatan cahaya merah yang menyilaukan. Setiap langkahnya meninggalkan jejak terbakar di tanah, memberi kesan kehancuran yang menyertainya. Dalam sekejap, Cerberus sudah berada di depan Ian, siap melancarkan serangan mematikan.
1043.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
SILARIANG

SILARIANG

** Sepupu jauh Ibu Hasnah, pak Andi Baso berusaha menenangkan perempuan paruh baya yang masih menyemburkan amarahnya. “Tidak bakalan ku restui kooo Tenri! Mulai hari ini tidak ada mi mamakmu naah … ko pergi sejauh-jauhnya, jangan ko datang lagi sama saya!” tunjuk ibu Hasnah yang membuat Tenri sujud bersimpuh di kaki ibunya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

"A-apa makhluk jenis itu juga yang dipuja keluargaku?" "Ya. Dia adalah Nyai Damini, iblis berwujud ular putih berusia ribuan tahun yang menghuni Gunung Bageni. Dialah yang terkuat di klannya sekarang, setelah ayahnya mati. Walaupun kuat bukan berarti tak terkalahkan. Keyakinan. Itulah hal penting yang harus dimiliki setiap manusia agar tak mudah disesatkan. Masih ada waktu sebelum ritual agung dilaksanakan, temukan semua anak-anak spesial, rencanakan sebuah pelarian. Percayalah, kalian semua terhubung."
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Intonasi suaranya turun naik dengan ekspresi menyesuaikan isi cerita. Aku tersenyum saat Han meniru adegan ibu Malin Kundang yang sedang berdoa kepada Tuhan agar anaknya diberi hukuman. Mimik wajahnya benar-benar serius. Dia seperti berubah menjadi tameng wanita tua yang sedang berduka. Arif dan Mega terlihat tegang menunggu adegan selanjutnya. Mulut Mega sampai terbuka. Mata gadisku berbinar cerah.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

Dewa hanya bersandar di pagar jembatan sungai yang terbuat dari bambu. "Apa salahku? Kenapa kamu marah kepadaku! Aku juga bukan siapa-siapanya kamu," Dewa coba menjelaskan. "Lo lelaki! Dan gue benci lelaki. Karena lelaki yang buat gue HAMIL. Anjiiinnnggg lo! Anjing lo!" hantaman tangannya semakin diperkeras. Kali ini Dewa tak tinggal diam. Bagaimana pun juga tenaga perempuan masih lemah ketimbang lelaki. Dia mencoba melawan. Kini giliran tangan Mawar yang dipuntir. Dia lalu mendorong tubuh Mawar hingga terpental ke belakang.
9.97.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

Saat hendak keluar, sensasi panas membakar muncul di lengan Su Xiao. Sebuah tato berbentuk pedang hitam muncul di lengannya. Teks biru muda kembali muncul, namun kali ini tidak mengambang di udara—melainkan langsung menempel pada pandangannya, dan tetap di tempat meskipun ia menggerakkan mata. Seolah teks itu tertanam di retina. Isinya: Dunia yang Dimasuki: One Piece Kesulitan Dunia: 6. Purgatory (tingkat kesulitan ini khusus untuk uji coba Hunter)
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

He Sura Bergerak Swoooosh! He Sura melompat, menendang udara berkali-kali hingga tubuhnya terus melesat ke atas. Lompatan itu menghasilkan gelombang kuat seperti badai, membuat semua roh penasaran yang sempat mendekat terhempas ke tanah. “Aku akan membunuh dewa yang membuat segel ini… dan hancurkan seluruh formasi di langit!” Ia menatap ke arah barat, tekadnya mengeras.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
Dewa Beladiri Pengguncang Langit

Dewa Beladiri Pengguncang Langit

Bagaimana mungkin Yi Chen tidak bersemangat? Ia berjalan ke tengah halaman, di sana berdiri sebatang pohon willow setebal pinggang orang dewasa. Sudut bibir Yi Chen terangkat. Ia pun langsung mengerahkan jurus itu, tinju yang disertai suara angin menerjang menghantam batang pohon. Seketika terdengar suara krek-krek, dan pohon willow itu patah berkeping-keping sebelum roboh ke tanah. “Kalau begitu, kita sebut saja Pukulan Pemecah Angin.”
636 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Dia celingukan, berusaha mencerna kenapa burung tersebut bisa menabrak mobilnya. "Itu sebuah tanda." Tiba-tiba pemuda itu mendengar sebuah suara. Si gadis keluar dari dalam mobil dan mendekati pemuda itu tanpa disadarinya. "Tanda apa, mbak?" "Sebenarnya bukan saya yang ingin makan. Tetapi Dia yang Terbuas yang ingin makan." "Apa? Dia yang ... apa tadi?" "Dia yang Terbuas," ucap si gadis dengan intonasi perlahan namun tegas. "Dia yang ada di puncak rantai makanan. Dia ... adalah alasan saya hidup hingga saat ini."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai berseru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status