Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

Namun karena masih ada Ningsih di sana, tindakannya hanya berakhir pada penekanan. “Kamu tenang saja. Mereka tidak akan berani berkata yang macam-macam,” ucapnya lirih. ***
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
Misteri Rumah Nomor 13

Misteri Rumah Nomor 13

Rusdi mulai kembali memaki karena kesal Andin tersentak mendengar kata-kata makian yang keluar dari mulut Rusdi, dan berteriak hingga mengagetkan teman-temannya yang lain. "Andin!" Baim yang biasanya bertingkah gemulai kali ini menyentak Andin dengan sangat keras dan kasar layaknya seorang lelaki. Di tengah suasana tegang, Andin yang tersentak berusaha menjelaskan, "Rusdi, kita harus tetap tenang. Kita tidak tahu apa yang sedang terjadi, tapi marah tidak akan menyelesaikan masalah."
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

ucapku sambil mendorong lengannya. "Aku harus bagaimana?" "Tenangkan dia," jawabku. "Caranya ...." "Entahlah, pergi dan tenangkan dia," balasku sambil membalikkan dan turun. Saat menyusuri ruang tengah dan hendak pergi, ibu mertua bertanya padaku. "Apa yang terjadi?" "Tidak ada." "Bisakah rumah ini lebih tenang tanpa drama perebutan laki laki, aku malas sekali mendengarnya?"
5.738.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
King of Trouble

King of Trouble

Tapi ia tidak berkata apa-apa. ·–·–·–·–·–· to be continue...
840 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
Aku Hamil Anak Musuhku

Aku Hamil Anak Musuhku

Bersambung, Saksikan kelanjutan ke Bab 22 — Ketegangan yang Tak Terucap Tidak ada kata-kata—hanya diam yang terasa lebih berat dari teriakan. Interaksi mereka dipenuhi ketegangan tanpa jawaban jelas.
636 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Duke Dillard

Pengantin Pengganti Duke Dillard

Tidak menarik napas keras atau mengerang atau bereaksi. Hanya duduk diam dengan postur tegak sempurna. Seperti patung. Seperti tidak merasakan apa-apa.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

Untuk sesaat, udara di antara mereka terasa mencekam. “Apa kamu mau saya membuat keributan di sini? Atau berhenti bertingkah dan ikuti saya dengan tenang?” Andreas mengucapkannya dengan nada rendah, tetapi cukup tajam untuk menusuk hati. Celine menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan dirinya. Namun, dari ekspresinya, jelas dia merasa kalah. Tatapannya berpindah ke lantai, menghindari mata Andreas yang terus mengunci pandangannya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
Kembali bersama Putri yang Kau Buang

Kembali bersama Putri yang Kau Buang

Dengan begitu tenang dan terlatih Ferez pergi melangkah, bersikap seolah tidak terjadi apapun padanya. To Be Continued...
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 575 kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Baca
+Pustaka
Ahli Waris

Ahli Waris

Itu adalah salah satu cara yang paling top yang harus aku lakukan. Aku menatap Ben dengan melotot. Dia mengernyit, semakin membalas sorotan mataku. “What are you doing?” katanya namun dengan suara yang sangat sedikit keluar dari mulutnya. Aku mengarahkan tanganku ke lantai atas. Dia semakin menggeleng dan mengangkat kedua tangannya. Benar-benar Ben sama sekali tidak pengalaman dalam hal seperti ini. Katanya sering nonton film action. Kenapa dia tidak mengerti dengan semua perkataanku? Lebih baik aku mendekati dan membisikkannya. Sepertinya itu adalah cara yang pas untuk aku lakukan.
9.7418.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.5K kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Tampilkan Ulasan (125)
Baca
+Pustaka
Esi Apresia
Halo pembaca. Tolong kalau komen yang bijak ya. Kami author berusaha memberikan yang terbaik buat pembaca. komen membangun sangat kami butuhkan. Jadilah pembaca yang bijak. Dukungan positif kami butuhkan dari kalian semua. Terima kasih.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Baca Semua Ulasan
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

David perlahan berdiri dengan nada bicara yang tenang. “Tidak! Tidak !Kau tidak boleh melakukan ini!” kata Bastian dengan panik.
9.1805.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.1K kali sebagai bertindak dan berkata secara tidak tenang
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status