Hai Om, Aku Calon Istrimu!
Tangannya mulai mencari-cari resleting.
"Resletingnya di mana sih?" Om Kais bingung, tangannya meraba-raba punggungku.
"Di tengah! Ada di tengah punggung!"
"Ini banyak banget kancingnya, Sayang... Satu, dua, tiga..." Om Kais mulai menghitung. "Ini ada dua puluh kancing kayaknya."
"Bunny, aku serius kebelet!" Aku melompat-lompat lagi.