Pelakor Harus Mati
Bianca hanya mengenakan sebuah cincin indah dari pria itu, sebagai bukti hubungan mereka yang lebih erat dari pada janji pernikahan mana pun.
Siapa pun tau sebesar apa cinta mereka berdua. Mereka bahkan sudah memiliki Arlene Peruka Bimasena, sang putri berparas cantik seperti Ibunya, dan cerdas seperti ayahnya. Dan Sheila tau, tidak peduli apa pun yang dunia katakan, Bianca takkan merubah keputusan mereka. Sheila sadar, meski Bianca terlihat begitu kuat di permukaan, tapi traumanya kepada kata pernikahan takkan pernah usai.
“Si cantik Arlene juga datang kan?!” tanya Inggrid, gadis yang meletupkan confetti popper, penuh semangat.
Hot Chapters