Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Beni berhenti mondar-mandir. Matanya menyipit. "Silver Nature?" Maya mengangguk pelan. "Aku tidak tahu benda apa itu." Beni merasakan dadanya berdesir. Silver Nature adalah obat terlarang yang pernah ia selidiki dengan Nadia. "Maya," suara Beni mendadak rendah, "apa kau tahu nama perusahaan Bagas?" Maya mengerutkan kening. "Sinar... Sinar Abadi? Atau Sinar... Ah, aku lupa. Kenapa?"
104.2K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as bidak
Read
+Library
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

PILIH ITEM UNTUK DIGUNAKAN. Ia dengan cepat menyentuh opsi Potion Pemulihan 30%, dan seketika sebuah botol kaca kecil berwarna hijau muda muncul di tangannya, dengan label yang hanya bertuliskan "PEMULIHAN KANKER OTAK" dan satunya lagi. "PEMULIHAN DIABETES". Tanpa ragu lagi, Adnan membuka tutup botol dan meneguk isi potionnya dengan cepat.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as bidak
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Mau kau apakan sampah ini?” “Bukan sampah, Bah,” kata Radit. “Ini… katalis.” Radit tidak menyalakan api. Ia meletakkan semua bahan itu di atas sebuah batu cekung. Ia kemudian mengaktifkan skill-nya. `[Mengaktifkan Skill: Perangkap Rasa Level 1]`
899 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as bidak
Read
+Library
Bidak Catur Sang Adik

Bidak Catur Sang Adik

Di bahu kirinya yang dekat dengan tulang selangka, terdapat sebuah tahi lalat hitam yang bagaikan bunga poppy di tengah malam, memancarkan pesona yang mematikan. Kemudian, sebuah pesan teks pun masuk. [Kakak ipar, karena kita berdua juga sama-sama bukan orang suci, kamu mau nggak melanjutkan mimpi indah yang belum selesai tadi malam?]
608 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as bidak
Read
+Library
Bidadari tak Sempurna

Bidadari tak Sempurna

Seseorang Melamar Rania Pagi ini, kulihat ibu sibuk, berbagai macam bahan makanan tertata di dapur. Ayam, sayuran, telur, tahu, tempe, banyak sekali. Seperti akan kedatangan tamu saja. “Kok diem aja, Sayang, buruan mandi lalu bantu ibu,” perintah ibu padaku. “Baik, Bu,” jawabku dan segera berlalu ke kamar mandi lalu menunaikan salat subuh.
9.93.3K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as bidak
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Pak Darwin segera menoleh ke belakang. "Bibi, mengagetkanku saja." Ucapnya setelah melihat pembantunya berdiri dengan tegap di belakangnya. Bi Maya dengan wajah sedikit pucat dan tanpa ekspresi hanya diam seperti patung menghadap majikannya. Pak Darwin sedikit merinding melihat pembantunya bersikap aneh seperti itu. Dengan ragu iya berkata. "Bi, to_long siapkan air hang_at, saya mau mandi,"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as bidak
Read
+Library
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

sapa si penjaga apotek yang kira-kira berusia akhir dua puluhan. “Umm ... apa, ya?” Cantika sendiri bingung. Apa orang seumurannya masih perlu Curcuma plus untuk meningkatkan nafsu makan? “Obat cacing deh, Mbak.” “Mau yang merek apa?” tanya si penjaga masih dengan senyum ramah. “Terserah deh, Mbak. Pilihin aja, biar nafsu makan dan nggak kembung mual.”
108.9K viewsOngoingAdded to Library 340 Times as bidak
Read
+Library
Mabuk Janda

Mabuk Janda

Alangkah malunya dia karena Bik Marningsih mengetahui kalau mereka telah melakukan hal mesum. “Enggak, Bik. Ini tadi Mas Dani, anu.” Agni kebingungan untuk menjawab. membuat Bik Marningsih tersenyum lebar. “Sudahlah jangan malu-malu. Bibik dulu juga pernah jadi pengantin muda kok. Itu sudah hal yang sangat lumrah. Dan lagi Mungkin itu efek dari ramuan penambah stamina yang Bibik berikan kepada suamiku. Makanya, dia menjadi kuat perkasa dan minta terus, Nduk,” tandas Bik Marningsih yang membuat wajah Agni semakin memerah.
9.9208.7K viewsCompletedAdded to Library 6.1K Times as bidak
Read
+Library
BAYI YANG KUBAWA PULANG

BAYI YANG KUBAWA PULANG

“Tak apa, Pak, pegang saja. Kalo bapak sudah punya, uang ini buat tambahan beli pupuk dan brand, ya.” Zahra berjongkok lantas menyelipkan amplop tersebut pada saku tas yang ditenteng bapaknya. Brand adalah sebutan untuk konsetrat yang biasa digunakan sebagai campuran pakan atau minuman bagi sapi dan itu sudah seperti kebutuhan pokok bagi peternak sapi seperti Pak Sarip. “Bapak pamit ya, Nak.” “Iya, Pak. Pinjam ibu sebentar, ya. Besok aku antar sekalian pulang kampung.” Zahra mencium tangan bapaknya.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as bidak
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status