Bidadari tak Sempurna
Seseorang Melamar Rania
Pagi ini, kulihat ibu sibuk, berbagai macam bahan makanan tertata di dapur. Ayam, sayuran, telur, tahu, tempe, banyak sekali. Seperti akan kedatangan tamu saja.
“Kok diem aja, Sayang, buruan mandi lalu bantu ibu,” perintah ibu padaku.
“Baik, Bu,” jawabku dan segera berlalu ke kamar mandi lalu menunaikan salat subuh.
Hot Chapters