Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MADU HITAM

MADU HITAM

Namun, semenjak Alina murung, Alinka meminta agar Bi Sumi menemaninya sampai benar-benar pulih. Bi Sumi membawakan sup, bubur ayam, ditambah susu, dalam satu nampan penuh. "Non, ayo kita makan, biar Bibi suapi," ajak Bi Sumi, menyodorkan sendok berisi bubur. Alina merasa terharu, air matanya kembali menetes, membuat Bi Sumi menaruh mangkuk dan meminta maaf. "Non, maafkan Bibi sudah lancang," katanya, menundukkan kepala. "Bibi tidak salah, aku hanya terharu saja," ungkap Alina, lalu mengusap air matanya.
929 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa

Ia meletakkan botol itu di atas meja dengan suara ting yang tajam, mendorongnya ke arah Denada. Denada mengerutkan keningnya, menatap botol itu dengan rasa waspada yang meningkat. "Ini... apa?" Raja Debi menyeringai mengerikan, sebuah ekspresi yang memancarkan kekejaman yang murni. "Ini adalah pil khusus. Ini adalah pil penghambat kehamilan yang sangat kuat, dan dalam dosis tertentu, ini bisa digunakan untuk menggugurkan kandungan secara halus tanpa meninggalkan jejak racun yang bisa dideteksi tabib biasa."
1030.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bidak
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Beta's Family
thor.. saking kamu irit bgt updatenya , aku sampe nanjak lg ngulang baca dr awal.. masih suka & exited. ramadhan bisa lah thor sekali update 5 bab gt... kalo pas adegan putri & putra mahkota jgn tiba² dipotong dong thor trs langsunh jump ke adegan lain , sangat disayangkan.
nanadvelyns
Dear, pembaca terkasih. Terima kasih banyak untuk yang masih setia menunggu penulis update 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。. Dukungan, perhatian, dan doa yang kalian tinggalkan di kolom komentar sangat berarti! Mulai hari ini novel akan update seperti biasa ya, karena alhamdulillah keadaanku sudah membaik:>. Love youuu
Baca Semua Ulasan
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Damprat si kakek sambil mendelik. "Ah jangan berpura-pura. Kau sebenarnya lebih tahu perkututmu itu sudah lama tak bisa bernyanyi. Nah aku sudah dapat membuatnya berkicau. Semua ini berkat ramuan mujarab Badak Kedaton Babat Segala. Kau Juga tak usah gelisah. Dengan keadaan yang seperti itu kau bisa mencari jodoh.” "Dasar Angon Luwak gelo.... aku tak mau seperti ini.” Protes si kakek.
99.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
MENGANDUNG BENIH BOS DUDA

MENGANDUNG BENIH BOS DUDA

🏵️🏵️🏵️ “Apa yang ada dalam pikiran kamu, Sayang?” Bunda memegang kedua lenganku setelah kami duduk di ruang TV. “Harusnya kamu menghindari laki-laki yang udah menghancurkan masa depanmu.”
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

Wanita itu terlihat gelagapan dan tidak tahu harus menjawab apa, sedang Mas Haris seolah menangkap apa yang aku maksudkan, ia meminta maaf dengan isyarat kedua tangan yang ia tangkupkan di dada. Hmm, bubuk merica putih, jahe dan pupuk cabe merah yang kutambahkan dalam jumlah banyak, dan saat ini kusimpan di kantong, sangat membantu niatku memberi pelajaran mempermalukan madu baruku itu. Rasakan!
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
DIA BUKAN BAPAKKU

DIA BUKAN BAPAKKU

jawab Tegar. Dahi Nisma mengernyit, kenapa keterangannya berbeda. “Tapi kata Bibi, keponakan Ibu,” kata Nisma. “Jadi kenapa masih tanya?” tanya Tegar dengan suara yang dingin. “Ya kan untuk memastikan. Maksudnya keponakan dari siapa. Anak Pakde Joko, apa anak Bulek Sri, ” kata Nisma menyebutkan nama dua saudara ibu mertuanya. Nisma mengenal saudara mertuanya itu hanya pada saat hari pernikahan dirinya dan Tegar saja. Namun, anak-anak dari saudara-saudara ibunya tak ada yang datang karena jarak Malang ke Medan lumayan jauh.
948 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

teriak Tisha “Kamu kan orang,” ucap Yura pelan “Tidak ada orang! Tidak ada orang! Pergi! Bunda marah! Tidak ada orang!” ucapnya tanpa berhenti. “Tisha!!! Nama kamu Tisha kan?, aku orang baik, aku bawa banyak makanan,” ucap Yura dengan lembut. “Makanan? Makanan? Jajan? Mana? Aku mau makanan. Tisha mau jajan,” ucap Tisha berulang kali.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Selamat tidur dek Kakaknya itu datang disaat yang selalu tepat, Renata segara membalas pesan kakaknya. Blm tdr nih kak Knp? Di indo udh mlm jg kan? Tanya kakaknya. Iya kak, g bs tdr Ayo cepetan tdr ntr skt balas kakaknya cepat. Renata berpikir sebentar balasan yang akan ia ketik untuk mengulur sedikit waktu agar kakaknya mau menemaninya lebih lama. Kak, kk kenal Bian g? Lima menit berlalu, belum ada balasan.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
BIDADARI SURGAKU

BIDADARI SURGAKU

"Dek, itu katanya hitung masa subur. Adek tahu nggak cara menghitung?" Zaira menggeleng lemah. "Nggak, Mas." "Ya sudah, nanti tanya sama dokter aja. Kamu aja nggak tahu, Dek. Apalagi Mas." Kami terbahak bersama. "Dek, itu, katanya posisinya yang diganti." Aku dan Zaira bersemu merah membaca bagian itu. "Skip, Mas!" "Lalu, asupan gizi buat kita. Dek, catat!"
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 361 kali sebagai bidak
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Uussuciati
Thor kasian zaira di bikin menderita mulu, ceritanya jangan di ulang " mulu dong Thor, pasti setelah ini zafran di suruh nikah Sama Arumi deh, kasian zaira Thor.. Pasti hatinya sakit kalo zafran nerima arumi jadi istri 2 nya Thor di kasih kebahagian gitu Thor buat keluwarga kecil mereka... semangat
repetition
halo, kak. izin promosi. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Baca Semua Ulasan
Madu Membawa Racun

Madu Membawa Racun

] Aku : [Oh nggak kok Ma] Mama : [Terus semalem Kamu kemana?] Aku : [Semalam Aku ketiduran di Butik Ma Mama : [Firasat Mama nggak bisa bohong Widya, pasti Kamu sedang ada masalah sama Randi, Nanti sore Mama tunggu Kamu di rumah!] Aku : [Iya Ma] Mama : [Ya udah Kamu baik-baik ya Sayang, sampai ketemu nanti sore, Assalamualaikum]
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai bidak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status