Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Liar Paman Mantanku

Gairah Liar Paman Mantanku

"Aku tidak akan lari, walau tanpa benda ini." "Tentu saja, bagaimana kalau kita coba benda ini?" Lelaki itu meraih sebuah cambuk dengan bulu berwarna indah. "Jangan Om, lupakan alat itu." "Aura, kamu tau kegunaan alat ini?" "Cambuk itu hanya digunakan untuk hewan." "Tepat sekali, untuk melatih kepatuhan," sahutnya, "aku tidak akan menggunakannya jika kamu patuh."
1057.7K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as binatangnya di cambuk
Show Reviews (6)
Read
+Library
Chocoberry pie
Halo semuanya.... selamat membaca karya terbaruku, ya. semoga bacaan ini bisa jadi hiburan mengisi waktu senggang. jangan lupa ramaikan dengan komen dan saran, ya. karena itu sangat membantu aku. TYSM
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Read All Reviews
Dikhianati Tukang Selingkuh, Diratukan Tuan CEO

Dikhianati Tukang Selingkuh, Diratukan Tuan CEO

Nyaris tak sadarkan diri, ia terbaring tak berdaya di lantai. Ia merasakan sakit luar biasa di sekujur tubuhnya, saat ia diseret menuju ruangan lain. Tangan-tangan mengangkat kemudian menghempaskannya di dinding. Darah menyembur dari hidung dan mulutnya. Kedua tangan dan kakinya diikat ke dinding. Rasa sakit menguar dari tiap pori di tubuhnya. Saat mendengar suara khas cambuk, otot-ototnya menegang. Seseorang telah mengoyak kemejanya. Dari kedalaman iiwanya, terlontar jeritan teraniaya, seperti raungan binatang yang disiksa saat mata pisau tipis cambuk mencabik punggungnya. .....
2.3K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
BABI NGEPET di Kampungku

BABI NGEPET di Kampungku

Tidak mungkin, kan? “Menunggu sampai pagi rasanya seperti menunggu giliran untuk ditangkap. Apalagi babi itu sudah melihat aku dan kamu. Bisa saja saat kita tidur makhluk itu nyerang kita, Ra. Aku tidak mau mati konyol di sini. Kamu ikut atau tidak terserah, aku mau siap-siap. Permisi, Bu, Pak ....” Bian si penakut segera ke kamar untuk membereskan baju yang sudah dia bongkar dari kopernya.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
Iblis Suci

Iblis Suci

Cambuk milik iblis kuno yang menjadi penguasa neraka. "Ada apa? Kau belum pernah mencicipi rasa sakit dari cambuk ini, bukan?" ujar pria itu. Pria itu nampak sangat santai. Prak! Pria itu memecutkan cambuknya ke tubuh Fujinma. Satu kali ayunan saja rasa sakitnya luar biasa! Karena cambuk ini diciptakan memang hanya untuk menghukum para iblis yang melakukan kesalahan.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

Pimpinan lycan yang paling besar memberi ancaman di ikuti dengan suara lecutan cambuk api. "Aaaaaaaaaa....!!!" Penyihir yang tadi berdesis-desis seketika berteriak melengking kesakitan. Cambuk api dapat melilit dan membakar hidup-hidup para penyihir hingga tubuhnya kejang. "Akan kucabut lidah kalian jika masih berani berteriak!"
9.9980.5K viewsCompletedAdded to Library 26.5K Times as binatangnya di cambuk
Show Reviews (109)
Read
+Library
Spilledout
Cerita yg halunya ga nanggung2. Kalimat yg mnggambarkan karakter, fisik, kekayaan sangat hiperbola. Alur di cerita awal2 enak utk dibaca saat2 gabut. Tapi makin ke bawah keknya authornya makin stress manuver ide ceritanya sendiri sampe di titik kyk sinetron indosiar, bisa terbang, hilang mati hidup
Caroline Things
1 bab skrg terbagi 2 cerita.. mohon utk tdk dipadukan antar 2 cerita di dlm 1 bab thor krna sbg pembaca hnya demi utk membaca cerita jacob dan harumi hrs juga mengeluarkan koin utk membaca crta yg blm aku suka baca.. jadinya spt mengeluarkan koin 2 kali lipat hnya utk membaca 1 cerita..
Read All Reviews
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Lanjutnya. Aku membayangkan diriku berada di panggung dengan tangan terikat di sebuah tiang, lalu seorang algojo sebesar the rock dengan wajah ditutup topeng kulit berwarna hitam dan menyeringai menyeramkan siap mencambukku dengan beringas. Bulu kudukku berdiri, terbentur meja saja sudah sakit apalagi dicambuk.
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 329 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
Binar Kalbu

Binar Kalbu

Cowok itu terkesan santai dan percaya akan apa yang ceweknya minta. Bel rumah berbunyi, Rine langsung bangkit dengan sedikit umpatan. Dia benci bila ada tamu saat orang tuanya tidak di rumah. Sebelum keluar membuka pintu, cewek itu mengintip dari tirai. Cowok dengan setelan kemeja abu-abu dan celana jin panjang sudah menunggunya. Ya, Abbian, hanya dia yang berani melakukan itu. “Kenapa ke sini? Sudah bilang lagi malas.”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
Dicambuk atau Diceraikan?

Dicambuk atau Diceraikan?

Aku mengangguk dan sengaja membuatnya takut dengan menggambarkan situasi saat aku dicambuk dengan cara yang sangat mengerikan. "Cambuk itu panjangnya 1,2 meter, ia juga tebal dan panjang, lalu direndam dalam air. Satu cambukannya bisa membuat seseorang merasa sampai setengah mati! Selain itu, saat dicambuk, kamu harus melepas celanamu …." Hanna memperlihatkan ekspresi yang rumit selama panggilan video tersebut. "Apakah menurutmu aku bodoh? Negara yang kamu tuju memanglah salah satu dari sedikit tempat di dunia, yang masih menerapkan hukuman cambuk."
5.9K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Ctarr! "Kalian akan menyesal karena berani untuk melukai diriku, matilah!" Dia segera megayunkan cambuknya dan menargetkan serigala hitam, namun serigala itu melompat mundur dan berhasil mengelak dari cambuk yang berkilat seperti aliran listrik itu.
1026.1K viewsCompletedAdded to Library 625 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
Dekapan Hangat Mafia Psikopat

Dekapan Hangat Mafia Psikopat

Tangan Barma sampai di bagian inti, mengelus secarik kain segitiga berenda itu perlahan, Bian memberontak dengan putus asa dan hanya bisa melakukan gerakan terbatas karena Barma menahan kaki Bian dengan Kakinya. “Lepaskan aku bajingan! Jangan sentuh aku, lepas!” Teriak Bian, suaranya terdengar parau. Barma pun lantas merobek kain tipis itu dan menyumpalnya ke mulut Bian. Kemudian ia berdiri, melihat tubuh molek di depannya itu sejenak lantas menarik laci nakas lagi. Ia pun lantas mengeluarkan cambuk yang ujungnya bercabang-cabang, kembali menyeringai manakala Bian melihatnya dengan tatapan kengerian dan ketakutan yang nyata.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as binatangnya di cambuk
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status