Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Tiara mengejek dengan menjulurkan lidah. "Ndak bisa, harus ganti rugi." Kukelitiki sang bidadari hati. Dia menggeliat. Kami tertawa semalaman. ********* "Dek, ke kebun binatang, yok!" ajakku. "Ada buaya nggak di sana?" "Banyak." "Mana yang lebih buaya sama Abang?" "Abang bukan buaya, tetapi komodo. Liur Abang beracun." "Kalo labi-labi?"
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Hanya mata merahnya yang bersinar dalam kegelapan, memancarkan kebencian yang mendalam. Di kakinya, seorang anak buah tergeletak dengan tubuh penuh luka cambuk, napasnya tersengal-sengal. Tuan Ketidakadilan mengayunkan cambuk berantai yang terbuat dari tulang makhluk iblis sekali lagi. Suara retakan menggema ketika ujung cambuk mengenai punggung korbannya.
9.860.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

Perjalanan Waktu Menjadi Menantu Terhebat

Ujung cambuk itu mengenai punggung si penjaga, membuatnya jatuh tersungkur. Adit melangkah maju. Saat dilihatnya si penjaga itu mencoba bangkit, dia mencambuknya lagi di punggung dua kali. Slash! Slash! "Aaarrghhhh!!!" Teriakan si penjaga begitu nyaring, dan panjang. Wajahnya merah. Matanya berkaca-kaca. "Pengecut sekali kamu ini. Bahkan untuk sekadar menerima balasan dari perbuatanmu saja kamu tak berani," cibir Adit.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Pengawal gay saya

Pengawal gay saya

sehingga kucing selalu dapat melihat tikus, tetapi tidak dapat menyentuhnya, dan tikus yang lapar tersiksa oleh penglihatan dan bau potongan lezat yang tidak pernah dapat mereka rebut. Sang Putri sedang memandangi makhluk-makhluk malang itu dengan cemas, ketika si Penyihir tiba-tiba masuk, mengenakan jubah hitam panjang dan dengan seekor buaya di atas kepalanya, Di tangannya dia membawa cambuk yang terbuat dari dua puluh ular panjang, semuanya hidup dan menggeliat, dan Putri sangat ketakutan melihat pemandangan itu sehingga dia berharap dia tidak pernah datang. Faktanya, mereka tidak ada habisnya; itu lengan putri sakit karena merobeknya, namun dia tidak bisa keluar, dan Enchanter jahat di b
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Matanya menangkap balok kayu pemancung, rantai besi berkarat, dan cambuk kulit yang tergantung di dinding batu. ​Satu kilasan ingatan yang amat tajam menyambar benaknya, ingatan tentang rasa perih saat cambuk itu merobek punggungnya, dan suara tawa meremehkan dari orang-orang yang mengklaim diri mereka sebagai keluarga.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
DI PELUKAN TUAN PEMBURU BERBAHAYA

DI PELUKAN TUAN PEMBURU BERBAHAYA

Aku menegakkan punggung yang terasa pegal, menekan sudut terdalam mata yang perih sebelum mengedarkan pandangan pada rak-rak besi berisi kotak spesimen batu candi yang berjajar di gudang bawah tanah yang sunyi ini. Baru malam pertama dari percobaan pembunuhan yang Arthur lakukan padaku lewat tugas sadisnya, dan badanku sudah hampir tumbang dibuatnya. Klek. Suara pintu besi gudang terdengar dibuka, membuatku reflek menoleh. “Beny?” panggilku pada suara langkah dalam kegelapan. Bermaksud memastikan yang masuk adalah salah satu staf office boy yang sedang piket jaga malam.
10402 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

"Janji ma" Beberapa hari kemudian mama Hae-rin berangkat ke luar negeri, Hae-rin berada di mansion seorang diri kebetulan malam ini ada gerhana bulan, selama masa ini Hae-rin akan merasa kesakitan dan berubah wujud menjadi gumiho, setelah kehilangan delapan ekor miliknya Hae-rin dalam bentuk gumiho akan menjadi lemah tak berdaya. Artefak yang menyimpan mana kekuatan delapan ekor miliknya memancarkan aura yang kuat, mereka bergerak tak beraturan seolah meminta untuk segera dilepaskan.
10653 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

"Bau mayat apaan? Dia sudah kabur, tapi buang tikus mati ke dalam untuk menipu kita?" "Rina, kamu pikir kami mudah ditipu?" Ketiga kakakku makin emosi. Mereka serempak menendang pintu. Pintu ruang bawah tanah goyang sekali lagi. Bam! Pintu ditendang hingga terbuka. Disertai bau busuk, ruang bawah tanah yang kecil dan gelap terpapar di depan mata.
8.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Seolah-olah menemukan harapan terakhir untuk menyelamatkan diriku, aku langsung berkata, "Kamera pengawas! Aku memasang kamera kecil di dalam pot bunga untuk memantau anjingku. Jangkauan pandangannya mungkin terbatas, tapi suaranya pasti terekam!" Petugas polisi mengangguk, "Aku akan pergi ke rumahmu sekarang juga untuk memeriksanya!" Dia langsung meninggalkan ruang interogasi tanpa membuang-buang waktu. Setiap menit yang kuhabiskan di ruang interogasi terasa seperti disiksa di atas api. Jantungku terasa melayang, pikiranku terus-menerus dalam keadaan tegang. Setiap suara kecil yang kudengar membuatku terlonjak.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Tambah Istri Gara-gara Kambing

Tambah Istri Gara-gara Kambing

Dengan berat hati ia melangkahkan kakinya memasuki peternakan kambing yang terbesar dan terkenal di daerah puncak. "Gimana Ram? Ada gak kambing yang cocok untuk jadi pasangannya si Budi?" tanya Adan pada Rama yang tampak lesu setelah mengobrol dengan pemilik peternakan. "Gak ada yang sesuai kriteria si Bos, Tuan muda!" jawab Rama dengan muka lesu. "Gak ada? Yang benar aja? Masa ia sebanyak kambing di tempat ini gak ada satupun yang masuk dalam kriteria Abang gue?" tanya Adan tidak percaya.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai binatangnya di cambuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status