Pendekar Bukit Meratus
Putri Kalia kini duduk dan nafasnya agak memburu.
“Ihh kok makin panas…!” Putri Kalia mulai gelisah, bahkan kini dia sampai berdiri. Padahal cuaca di sini sangat lah dingin, andai mereka berdua tak punya kesaktian tinggi, pasti akan menggigil, sebab daerah ini sudah masuk lereng gurung berapi.
“Kamu duduk bibi, biar aku salurkan hawa ke tubuhmu!” seru Boon Me.