LEBIH BAIK KITA BERPISAH
pesan Biru.
"Iya… iya… Zara nggak apa-apa, kamu pulang gih, kasihan Senja, capek dia."
Aku mencium tangan Mami.
"Salam buat Mama ya, Ja. Kalau kamu udah ngerasa engap, kecapekan, cuti aja dulu ya. Pentingin kesehatan kamu dan bayi kamu."
"Siap, Mi."
Seperti itulah Mama mertuaku, perhatian sekali. Setiap saat aku bersyukur memilikinya. Doaku, dan doa Mama benar-benar Allah kabulkan.