Penguasa hati
Sudah kebiasaan katanya, Tidak bisa diubah.
“Lu ikut aja, entar jatah kita bertiga disisihin sedikit-sedikit untuk loe,” bujuk Bobby, sahabatnya semenjak kecil.
“Lu aja kali, bukan gue!” Bombom tiba-tiba nyolot enggak terima. Wibi tertawa, lalu berhenti ketika ia menangkap sosok Yasmin di jendela sedang melambaikan tangan kepadanya. Ia memberikan senyuman tipis pada Yasmin. Apa perlu pura-pura nganter Yasmin ke rumah biar bisa ketemu Mahesa, ya?
Hot Chapters