Boy & Milly
tanya Milly terkejut.
“Iya, kenapa memangnya.”
“Issshhh! Boy! Itu kan boros banget.”
“Boros gimana sih. Itu sebagai investasi, Sayang!” ucap Boy yang kini sudah menangkup kembali kedua pipi Milly karena gemas.
“Apapun itu, kami berdua sangat berterima kasih pada Nak Bobby. Sebenarnya, Nak Bobby tidak perlu sampai melakukan hal ini, krena seperti Milly, kami merasa tidak enak dan…”