Poison (Racun untuk Maduku)
Dia kemudian menghitung jumlah kotak sembako itu dan mencocokkannya dengan catatan biodata pegawaiku di buku.
"Ada yang kurang, gak?" tanyaku.
"Pas. Pegawaimu banyak banget," jawabnya.
"Iya, dong. Selain perusahaan teh, aku juga punya perusahaan lain, kan. Gula tebu, kecap manis, jamu herbal, skincare tradisional ... semua itu membutuhkan pegawai yang tak sedikit. Dari mulai tukang kebun sampai jajaran pejabat paling atas di perusahaan, mereka adalah pegawaiku." Aku menegaskan.
Hot Chapters