Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terlambat: Setelah Cerai Baru Mengaku Cinta

Terlambat: Setelah Cerai Baru Mengaku Cinta

Pada hari Nikita menerima hasil diagnosis kanker rahim, dia memergoki suaminya sedang menemani kakak perempuannya menjalani pemeriksaan kehamilan. Di saat dokter memvonis bahwa kemungkinan besar dia tidak akan pernah bisa memiliki anak lagi, Darwis justru tengah merayakan kabar kehamilan sang kakak. Tiga tahun pernikahan. Segala cinta, pengorbanan, dan ketulusannya ternyata tak lebih dari sebuah lelucon. Dengan hati yang hancur, Nikita menyerahkan surat gugatan cerai dengan tenang. Dia memilih menyembunyikan penyakitnya, tak berniat memberi siapa pun kesempatan untuk kembali menyakitinya. Darwis langsung melemparkan surat itu ke tempat sampah. "Kamu bahkan belum melahirkan pewaris untuk Keluarga Susanto. Kamu nggak berhak mengajukan cerai." Nikita menatapnya dengan tenang. "Bagaimana kalau harga yang harus kubayar untuk memiliki anak adalah nyawaku sendiri?" Tanpa mengangkat kepala sedikit pun, Darwis menjawab, "Kalau begitu, kamu mati saja." Saat itu juga, seluruh harapannya benar-benar sirna. Belakangan, penyakit yang selama ini dia sembunyikan akhirnya terungkap. Namun, Nikita telah menghilang tanpa jejak. Ketika namanya kembali terdengar, dia telah bangkit di dunia riset dan menjadi sosok legendaris yang disegani semua orang. Sebaliknya, diplomat yang selama ini dikenal dingin dan tak tersentuh itu justru mencari Nikita hingga ke berbagai penjuru dunia. Dengan mata memerah, Darwis berlutut di hadapannya. "Niki ... aku akan menukar nyawaku dengan nyawamu. Jangan tinggalkan aku ... boleh?" Nikita hanya tersenyum tipis, lalu mengembalikan ucapan yang dulu pernah dia terima. "Pak Darwis ... kalau begitu, kamu mati saja."
835 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Aira's

Aira's

Bukan kisah cinta yang berawal bahagia lantas terluka. Tapi kisah lara tentang orang tua yang amat ambisius mengejar harapan yang nyaris menyakiti perasaan. Berbagai siloka menjadi jalan cerita, berbagai diksi menjadi arti hidup ini. Berbagai lantunan sendu menjadi tangis amat pilu. Caci-maki yang selalu mengintai seakan-akan menyangkal bahwa ia tidak boleh bahagia. Meninggalkan kisah lara penuh kata penyesalan. "Ayah hidup itu tidak harus tentang nilai yang bagus. Tapi tentang seseorang yang menyayangi dengan tulus." "Ibu pintar itu tidak harus menguasai semua bidang. Satu bidang saja, jika sudah mengerti dengan perasaan orang lain, ia bukan sekedar pintar tapi jenius." "Kak pintar itu tidak harus punya piala. Sekedar mendekap lantas menyeka air mata, ia sudah pintar menghilangkan lara kita." "Aira, kamu memang berbeda tapi perbedaan itu terletak pada keistimewaan yang kamu punya. Di mana orang lain tidak memiliki itu semua. Kakak sayang kamu selamanya." "Kenapa Aira selalu dibentak ayah sama ibu? Sedangkan kak Ayu dan kak Andi gak pernah!" "Otakmu itu kecil. Berpikir pun lambat." "Ibu malu punya anak seperti kamu!" "Kakak sayang sama kamu. Kakak janji gak akan ninggalin kamu." "Kak Aira pergi sesuai permintaan kalian. Selamat tinggal." "Aira, kenapa kala itu kamu gak mengucapkan sampai jumpa lagi? Dan mungkin sekarang kita masih saling memeluk bukan menangisi kamu." "Yang sudah kamu dapat sudah seharusnya kamu dekap dengan erat."
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Nara menggenggam secarik kertas dan melirik laki-laki itu sepintas, "Saya akan membacakan poin-poin yang harus Bapak patuhi. Poin pertama, jangan sentuh saya sampai saya wisuda. Saya tak ingin hamil sebelum lulus. Poin kedua, jangan menganggap pernikahan ini nyata. Jangan menganggap saya sebagai istri, sebenar-benarnya istri. Saya pun tak akan menganggap Bapak sebagai suami. Poin ketiga, jangan membebani saya dengan pekerjaan rumah tangga, saya tak suka. Poin keempat, Bapak bebas berpacaran dengan wanita lain yang Bapak cintai dan saya juga berhak jatuh cinta pada laki-laki lain, yang lebih muda dari Bapak tentunya. Poin kelima, Bapak jangan melarang saya bergaul dengan teman-teman dan beraktivitas di luar rumah, saya juga nggak akan melarang Bapak. Poin keenam, izinkan saya untuk menjadi diri saya sendiri. Poin ketujuh, kita akan tidur seranjang, tapi tolong jangan macam-macam sama saya." Nara menghela napas. Ada rasa lega yang seolah menjalar ke seluruh bagian tubuhnya. "Boleh aku meminta sesuatu juga darimu?" Argan menatap wajah polos dan cute Nara begitu menelisik. "Aku nggak minta banyak. Cukup sayangi anakku. Minimal bacakan cerita sebelum dia tidur dan kecup keningnya. Itu saja." Argan menatapnya datar. Ia beranjak dan melangkah menuju kamar. Kisah pernikahan perjodohan dosen berusia 32 tahun Bintang Arganta Yudha dan mahasiswi berusia 19 tahun Chandragitha Nara dengan segala kisah yang mengaduk-aduk perasaan. Ini tentang cinta, keluarga, dan ketulusan.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

"Mau nggak?" Aku tidak sengaja mengirim pesan tentang janji manikur dan pedikur ke kakak laki-laki sahabatku, padahal seharusnya pesan itu untuk sahabatku sendiri. Sepuluh menit kemudian, aku menerima balasan dari kakaknya: [Mireya ada di bawah, turunlah.] Aku tidak menyangka, selain usianya yang sudah matang, ternyata bagian lain miliknya juga besar. Malam itu, gairah meluap dan semuanya nyaris lepas kendali. Setelah tersadar, dia berjanji akan bertanggung jawab kepadaku. Dia sangat memanjakanku. Apa pun yang kuminta, selalu dia penuhi. Akan tetapi, ada satu syarat, yaitu aku tidak boleh mengaku bahwa aku adalah kekasihnya di depan umum. Lima tahun kemudian, dia pulang membawa seorang wanita. Sambil merangkul pinggang wanita itu, dia menyuruhku memanggilnya "Kakak Ipar". Aku bertanya kepadanya, "Kalau dia kakak iparku, lalu apa arti lima tahun penantianku untukmu?" Pria itu tersenyum santai, tetapi kata-kata yang keluar dari mulutnya membuat sekujur tubuhku terasa membeku. "Menunggu? Memangnya aku pernah memintamu untuk menunggu?" "Aurelia Faresta, ke depannya, jangan pernah lagi mencintai orang dengan begitu tulus kayak gini. Itu sungguh mengerikan." Ternyata, seluruh cinta yang kuberikan dengan segenap jiwa ragaku, hanyalah sebuah beban yang ingin dia hindari. Aku pun mulai mencoba untuk tidak lagi mencarinya, belajar untuk melepaskannya dan akhirnya … pergi meninggalkannya. Namun, seminggu kemudian, saat aku sedang mengucapkan janji suci pernikahan dengan pria lain …. Sosok pria yang dahulu begitu arogan dan penuh gairah itu, kini berdiri di bawah altar dengan mata yang memerah.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta CEO Tampan

Terjebak Cinta CEO Tampan

[Follow Dulu Sebelum Baca!] Warning : [18+] |¤| "Kasih saya sebulan untuk membuat kamu jatuh cinta," ucap Agaza sambil menatap dalam pada manik mata wanita di hadapannya. "Kalau tidak bisa, silahkan ajukan surat perceraian." "Kenapa sebulan? Bukannya lebih cepat lebih baik? Ayo bercerai sekarang!" bantah Sasya. Wanita itu menatap pada Agaza dengan tajam. "Tapi, boleh deh. Lo bukan tipe gue, jadi ya ... tidak masalah mau sebulan atau berapa bulan, lumayan bisa digunakan buat bayar cicilan gue," imbuhnya setelah beberapa saat berpikir. Agaza dan Sasya. Dua manusia yang memiliki perbedaan usia yang cukup jauh. Perbedaan sifat yang saling bertolak belakang. Agaza yang penuh prinsip dan hidup disiplin, sedangkan Sasya si gadis manja yang hanya bisa menghamburkan uang saja. Pernikahan mereka bahkan bisa berlangsung karena Ayahnya Sasya—Ginanjar—mengatakan tidak akan membiayai hidup putrinya itu jika Sasya menolak, jadilah ia mau menikah dengan Agaza. Yang katanya ... si pedofil. Usia mereka terpaut tujuh tahun. Agaza pria dewasa berumur 33 tahun harus menikahi gadis berusia 26 tahun yang tidak bisa melakukan apa pun selain menghamburkan uang. Pertikaian, kesalahpahaman, penyesalan pun turut mewarnai kehidupan rumah tangga yang direncanakan hanya akan berlangsung selama satu bulan itu. Apakah dua anak manusia ini akan terus terjebak dalam garis takdir yang telah ditentukan kedua orang tua mereka? Atau ada penebusan dan jalan keluar lain? |¤| 2025 M O C H A L L A T E
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Diriku Seutuhnya

Diriku Seutuhnya

Di malam peringatan sembilan tahun pernikahan kami, suamiku yang bernama Felix Tosa, pria yang di siang hari menguasai keluarga mafia dan di malam hari menguasai hatiku, tidak memberiku setangkai mawar pun. Dia malah memberikannya pada Celine, asisten pribadinya. Di bawah lampu gantung tempat kami pernah berdansa saat baru menikah, dia menoleh padaku dengan pesona dingin yang dulu pernah membisikkan kata cinta di telingaku. “Dia hamil,” katanya, seolah itu sudah cukup sebagai penjelasan. “Dan dia sangat pilih-pilih soal makanan. Mulai sekarang, kamu yang harus menyiapkan makanan tiga kali sehari untuknya, nggak boleh ada menu yang berulang.” “Dia juga sensitif, nggak suka tidur sendirian. Jadi, kamu harus pindah ke kamar tamu.” Ruangan itu sunyi senyap. Aku tidak berteriak, tidak juga menangis. Aku hanya mengambil koper yang sudah kubereskan, lalu berjalan menuju pintu. Kepala pelayan mencoba menahanku, tapi Felix bahkan tak berkedip sedikit pun. “Dia pasti balik lagi,” katanya malas, sambil menggoyangkan gelas anggur. “Dalam waktu tiga hari, dia akan menangis dan memohon padaku.” Tamu-tamu pun tertawa terbahak-bahak. Mereka bertaruh satu juta dolar di depan mataku. Bertaruh bahwa aku bahkan tak akan sanggup melewati malam ini dan akan kembali memohon seperti anjing jalanan yang kehilangan harga diri, memohon agar Felix membiarkanku masuk ke rumah. Namun, mereka tidak tahu bahwa aku sudah menerima lambang keluarga dari ayah kandungku yang sebenarnya dan tiket pesawat pun sudah kupesan. Kali ini, aku benar-benar akan pergi.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Sang Ketua Mafia yang Hilang

Istri Rahasia Sang Ketua Mafia yang Hilang

Aku adalah Kepala Penasihat Hukum untuk Darius Pradana, ketua mafia besar Keluarga Pradana. Dan aku juga istri rahasianya. Pada malam hari, dia akan tarik aku ke dalam pelukannya, luapkan gairahnya yang kasar dan nggak terkendali, tinggalkan tanda-tanda di tubuhku, sebuah klaim brutal yang nggak pernah bisa aku tolak. Namun di siang hari, aku hanyalah pengacaranya. Yang dia kasih ke aku hanya perintah-perintah dingin tanpa perasaan. Kita hidup seperti itu selama tiga tahun. Hingga akhirnya aku putuskan, aku sudah nggak sanggup lagi. Tapi dia nggak boleh tahu. Ketika aku serahkan surat cerai yang aku sembunyikan dalam bentuk dokumen laporan pengiriman dan dia tanda tangani namanya di sana, napas yang tanpa sadar aku tahan akhirnya terlepas begitu saja. Selama tujuh tahun aku terus kejar dia, dan nikah dengannya selama tiga tahun. Apa pun yang tersisa di hatiku akhirnya berhenti berdetak. Aku tahu, aku nggak akan pernah bisa miliki dia. Karena hatinya sudah lebih dulu dimiliki orang lain, Angelina Sutrisno, adik perempuan bawahannya. Dia masih ingat restoran favorit Angelina. Dia mabuk kebahagiaan waktu tahu Angelina ajukan cerai. Bahkan, dia tempatkan pengawal pribadinya di depan pintu wanita itu. Semua itu adalah bentuk perhatian yang nggak pernah aku terima. Jadi aku tipu dia agar tanda tangani surat cerai itu, kemasi barang-barangku, lalu menghilang. Yang nggak pernah aku bayangkan adalah apa yang terjadi setelah aku pergi. Dia pasang harga selangit untuk temukan aku, bahkan umumkan ke seluruh dunia kalau aku adalah istrinya.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Istri Bohongan CEO

Istri Bohongan CEO

‘Kau lumpuh! Kau hanya bisa duduk di kursi roda sialan itu, dan kau pikir aku akan tahan tidak mendapat nafkah batin? Lebih baik kau mati sejak awal, agar tidak menyusahkan orang lain! Kau laki-laki lumpuh! Aku tak sudi menjadi istrimu!’ Hingga sekarang kalimat itu masih terus terngiang di telinga Piter, dan membuat rahangnya mengetat. Napas Piter menderu sedang dadanya naik turun. Kedua tangan saling meremas, membuktikan kemarahannya sudah tak bisa ditahan lagi. Lantas, tanpa menghiraukan jeritan pilu dari wanita itu, dia mendekat ke sisi ranjang. “Tolong lepaskan aku. Aku bukan Megan yang kau cari. Tolong lepaskan aku, kau tidak boleh melakukan ini padaku.” Telinga Jupiter mendengarnya, tapi hatinya sama sekali tidak tersentuh. Sigap dia buka sabuk yang melingkar di pinggangnya dan menggulung ujungnya di telapak tangan. “Katakan sekali lagi,” ucapnya, dan semakin dekat pada wanita yang terikat di atas ranjang. “Aku bukan Megan, tolong lepaskan aku.” Sleb! “Argh ...!” Sebuah cambukan mendarat di kaki putih milik gadis itu, yang diiringi dengan jeritan pilunya. “Katakan sekali lagi,” ulang Piter, mengangkat sabuk yang dia jadikan sebagai cambuk. Lima tahun yang lalu, ketika Piter kecelakaan dan membuat kakinya lumpuh sementara, Megan memasukkan lelaki asing ke rumahnya. Wanita gila itu dengan tega bercinta di salah satu kamar rumah milik Jupiter. Lelaki yang saat itu sangat mencintai istrinya, tidak menyangka jika Megan tega mendesah di bawah tubuh lelaki lain. **** Ikuti author di IG butiran_debugn dan FB Ame mey, untuk mendapatkan info karya lainnya, ya..
9.6338.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai boleh kenalan
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Butiran_Debu
Untuk semua pembacaku tersayang, aku mau info novel ini di-plagiat di sebuah aplikasi. jadi untuk sementara, sampai masalah ini diselesaikan oleh pihak goodnovel, saya mohon maaf stop update dulu. Akan kembali update setelah novel MAUC yg di apk lain dihapus dulu...
Bintu Hasan
Awalnya aku cuma pengen tahu gimana penulisan Pov 3 soalnya bisanya Pov 1. Ketemu cerita ini seru banget sampe jd candu buat bacanya. Btw andai ada season 2 tapi no konflik haha apaan sih, iya soalnya deg2an dan ikut sedih. Pokoknya sukses selalu buat author soalnya udah bikin perasaanku campur aduk
Baca Semua Ulasan
When Mister Playboy Meet Miss Hacker

When Mister Playboy Meet Miss Hacker

Asyiah Muzakir
Suatu malam saat Davina dikejar sekelompok orang jahat dari dark web ia diselamatkan oleh seorang pria tampan, pria itu menariknya ke dalam stasiun kereta api bawah tanah yang telah dikosongkan selama bertahun-tahun. Pria itu mengaku bernama Sean Nathaniel Abrisam, beberapa minggu kemudian Davina bertemu lagi dengan Sean yang mengaku jatuh cinta padanya. Kehadiran Sean menambah beban pikiran Davina karena pria itu terus mencoba mendekati dan merayunya agar mau menjadi pacarnya. Kesabaran Davina habis, akhirnya gadis itu bersedia menjadi pacar Sean dengan syarat pria itu tak boleh mengganggunya lagi. Namun Sean yang kali ini benar-benar jatuh cinta memutuskan untuk melanggar syaratnya. Setiap hari pria itu datang menemui Davina dan mencoba meluluhkan hati gadis itu yang keras dan dingin seperti es batu. Setelah berbagai macam cara Sean lakukan, akhirnya Davina luluh juga dan sekalinya luluh gadis itu berubah menjadi sangat posesif terhadap Sean sampai semua gadget Sean ia retas, itu menyebabkan pria itu tak nyaman, namun bagaimana lagi ia sudah terlanjur jatuh cinta kepada Davina sehingga ia hanya bisa menuruti apa yang kekasihnya itu inginkan. Namun Sean tetap tak bisa menghentikan obsesi buruknya yaitu mempermainkan wanita di luar sana. Ketika Davina tahu hal itu ia seketika marah dan menyuruh Sean menikahinya dengan ancaman jika pria tidak mau ia akan membunuhnya dan menghilangkan semua bukti. Tentu saja Sean takut mati dan memutuskan untuk bersedia menikahi Davina, ia memang menganggap wanita itu seperti sampah tapi Davina adalah pengecualiannya karena wanita itu istimewa dan memiliki sisi kejam yang anehnya membuat ia kecanduan.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Dibuang Saat hamil, Dicari Saat Melahirkan

Dibuang Saat hamil, Dicari Saat Melahirkan

Ghea Paramita baru saja mengakui kehamilannya kepada Arishen Mahendra. Tanpa membuang waktu, sang CEO langsung membawanya ke Kantor Catatan Sipil hari itu juga. Malamnya, Ghea resmi pindah ke mansion mewah milik keluarga Mahendra yang luasnya lebih dari 1.000 meter persegi. Sebagai sekretaris utama, Ghea sangat mengenal tabiat bosnya. Ia sadar betul bahwa di dunia bisnis Arishen, tidak ada yang namanya makan siang gratis. "Setelah anak ini lahir, kita akan bercerai. Hak asuh sepenuhnya ada di tangan saya," ucap Arishen dingin. Ghea, yang saat itu berada dalam posisi sulit, sadar ia tak punya kekuatan untuk melawan dominasi sang CEO. Ia tahu Arishen tidak akan pernah melepaskan darah dagingnya, jadi ia hanya bisa mengangguk setuju. Namun, seiring pertumbuhan bayi di kandungannya, sikap CEO Mahendra itu berubah drastis dari hari ke hari: Bulan Pertama: "Sekretaris Ghea, jangan lupa jadwal pemeriksaan kandungan bulan ini. Minta seseorang menemani Anda." Bulan Ketiga: "Ghea, tanggal berapa jadwal kontrolmu bulan ini? Kabari saya, jangan sampai lupa." Bulan Keenam: "Ghea, aku sendiri yang akan menemanimu ke dokter tanggal 15 nanti." Menjelang Persalinan: "Sayang, aku sudah siapkan semua kebutuhan untuk pemeriksaan besok. Kamu tidak perlu khawatir apa pun." Saat Arishen pertama kali merasakan gerakan bayi dalam perut Ghea, ekspresi gembira dan haru di wajah sang CEO yang biasanya kaku membuat Ghea merasa sedikit konyol. Arishen kemudian menatap Ghea dalam-dalam dan berkata, "Istriku, jangan pernah berpikir soal cerai lagi. Kamu boleh mengasuh anak kita, asalkan aku juga tetap bisa bersamamu."
10672 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai boleh kenalan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
353637383940
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status