Gairah Cinta Roosje
sentak sosok perempuan bongkok tersebut seraya mencekal batang tongkat di tangannya, hingga mengeluarkan asap putih mengepul dari sela-sela jemarinya.
“Maafkan saya, Nyai. Tamu Tuan Guus ini, sama sekali belum paham dengan bahasa yang sehari-hari kita ucapkan,” kata Mang Dirman kembali sambil menggerakkan jemari turun-naik seperti tadi. Kemudian tanpa disangka-sangka, laki-laki tua itu berbicara menggunakan bahasa Belanda. "Dames en heren, onze reis is tot stilstand gekomen en ik zal eerst met deze mooie ouderling spreken." Lalu berucap kembali pada Nyai Kasambi, “Mohon sekiranya Nyai bisa mengizinkan kami untuk lekas pulang dan tiba di rumah Tuan Guus sebelum waktu petang menjemput.”
(Tuan
인기 회차