Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Eclipse Blood : Pertarungan Manusia dan Halfwolf

Eclipse Blood : Pertarungan Manusia dan Halfwolf

Suara gelas dan tawa pelan bercampur dengan aroma alkohol di bar pinggiran kota. Beberapa pria duduk berbicara, tapi percakapan yang paling membuat bulu kuduk berdiri adalah tentang Eclipse Blood. "Eh, lu dengar ga kabar terakhir?" tanya seorang pria paruh baya. "Akhir-akhir ini banyak halfwolf mati di hutan," sahut temannya. "Mungkin dewa yang menanganinya, hahaha..."
445 viewsOngoingIdinagdag sa Library 11 Beses bilang books of blood
Read
+Library
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

sahut Milly, menyadari bahwa ketenangan nonanya saat ini adalah ketenangan sebelum Celestine melanjutkan ambisinya lagi. Perpustakaan keluarga Montclair adalah sebuah ruangan yang luas dengan rak-rak kayu ek setinggi langit-langit yang menyimpan ribuan tahun pengetahuan. Cahaya sore masuk melalui jendela kaca patri, menciptakan siluet warna-warni di atas lantai kayu yang dipoles. Celestine segera menuju bagian paling belakang, tempat buku-buku alkimia kuno dan botani sihir disimpan. Ia menarik sebuah buku tebal bersampul kulit naga yang sudah retak dimakan usia. Judulnya terukir dalam huruf emas yang memudar—The Paradox of Malice and Mercy: Flora of the Forgotten Era.
9.821.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 679 Beses bilang books of blood
Read
+Library
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

Benar saja, begitu beberapa tetes darah menyentuh permukaan halaman, semuanya langsung terserap ke dalam buku. Cahaya lembut pun memancar dari buku tua itu, sementara halaman pertamanya perlahan dipenuhi Garricktan merah menyerupai urat-urat darah yang saling terhubung. Tak lama kemudian, Garricktan itu membentuk sebuah peta lengkap.
9.6757.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 19.7K Beses bilang books of blood
Ipakita ang mga Review (85)
Read
+Library
Imgnmln
Kakak-kakak semuanya, reader tersayangkuu^^ mohon maaf sebelumnya, author izin buat ga up tanggal 17,18,19 yaa? Author akan up lagi tanggal 20 gapapa? Hihi~~ author mau refreshing dulu dihari Kemenangan para pahlawan kita! Dirgahayu Indonesiaku-79! Nusantara Baru, Indonesia Maju! lope sekeboooon<333
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Basahin ang Lahat ng Review
Rein (Shirea book 3)

Rein (Shirea book 3)

"Baiklah, aku takan memaksamu. Sebaiknya kau bersiap untuk makan malam." "Ya," cicitku. "Aku akan menyusul. * * * Aku duduk di kursi dengan sebuah buku yang tengah terbuka. Kalimat dari peramal itu membuatku berpikir tentang penyihir Necromancer itu. Tak banyak buku yang menuliskan tentang mereka dan cara kerja kekuatannya yang bisa dengan mudah membolak-balikan kematian.
102.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 70 Beses bilang books of blood
Read
+Library
Perjanjian Darah Iblis

Perjanjian Darah Iblis

lanjutnya lagi. "Resikonya sangat berat, karena kamu harus memberikan nyawa manusia 3 kali dalam setahun, dan kamu harus menikmati darah perawan setiap 1 bulan sekali. Itu salah satu resikonya." ucap kakek tua itu. "Dan untuk memulai kesepakatan itu, ada hal yang sangat mahal yang harus kamu bayar." lanjutnya lagi. "A-apa itu mbah? Apakah uang?" tanya Dimas gugup.
333 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang books of blood
Read
+Library
Throne of Blood : System

Throne of Blood : System

Sinar senja jatuh menimpa pedang-pedang merah darah berbentuk Gladius Sword tersebut, memperlihatkan kilatan cahaya dari bilah mata pedang seolah-olah benda itu adalah pedang asli. Sesuai namanya, Blood Control mampu mengubah darah menjadi apa saja sesuai bayangan si pengguna asalkan darah mereka cukup. Bila darah dibayangkan menjadi sebuah pedang, maka itu adalah pedang. “Aku menyebutnya Blood Sword.” Xora bergumam pelan, sebelum ia menggerakkan dua Blood Sword ke arah Monster terdekat. Monster itu tampak mencekik Liogra hingga wajah pria berambut hitam itu tampak berubah menjadi ungu, sedikit lagi sebelum ia kehilangan kesadarannya.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang books of blood
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status