Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat
teriak Tarji penuh amarah, siap memukul adiknya.
Tedy menghindar, tapi emosi sudah terlalu tinggi. "Jangan kamu pikir aku takut dengan ancamanmu! Kamu cuma serakah, Mas! Semua masalah yang ada sekarang ini juga karena keserakahanmu!"
Pertengkaran fisik pun tak terhindarkan, keduanya saling dorong dan hampir baku hantam. Suara keras dan jeritan Mak Sarmi yang ketakutan semakin menambah suasana kacau. Tarji dan Tedy terus bertengkar, merebutkan warisan yang seharusnya menjadi hak keluarga mereka, sementara di sudut ruangan, Tasih dan Mak Sarmi hanya bisa menangis melihat kehancuran keluarga mereka.