Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU 2 "Oh, sungguh? Kebetulan sekali kalau begitu! Aku memang sudah muak menjadi sapi perah di keluarga ini. Biaya hidup kalian aku yang tanggung. Listrik, beras, uang kuliah bahkan beli sab ..."
1029.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 906 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Pendekar Pusaka Gurun Gobi

Pendekar Pusaka Gurun Gobi

“Kalau dia berasal dari wilayah selatan ini, mengapa dijuluki Pendekar Gurun Gobi? kita tahu bahwa dataran Gurun Gobi yang sangat mengerikan berada di wilayah utara!” “Menurut sumber yang dipercaya, Pendeta To yang menjadi gurunya pemuda tersebut merupakan adik seperguruan Yin Long si penguasa Gurun Gobi yang terkenal dengan julukan si Naga Sakti Gurun Pasir!”
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

"Guru...?" batin Bima melihat sosok lelaki yang tak lain adalah gurunya. "Hahaha! Kau masih ingat padaku anak muda? Setelah lama tak bertemu, bagaimana kabarmu sekarang?" tanya Pendeta Barata.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

katanya singkat. Tapi Jendral Lauw curiga. Ia tahu Guru tidak pernah liburan. Tapi ia juga tahu, di program lima tahun ini, ada aturan tidak tertulis: tidak boleh bertanya. Sampai suatu hari, Ging Han—yang kini sudah agak dekat dengan Guru—memberi kabar. "Guru pergi ke arena judi," bisiknya pada Jendral Lauw. Jendral Lauw mengerutkan kening. "Arena judi?"
459 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Guru Aku Milikmu

Guru Aku Milikmu

'Permisuri, di kehidupanmu yang selanjutnya kamu akan tetap menjadi milikku' Batin Mahaguru Agung dengan mata yang berkilat obsesi. ***
947 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Guru dingin itu Ayahku

Guru dingin itu Ayahku

Ucap Vyan. "Guru? siapa?" Tanya Keara dengan heran. "Guru baru kita pak Gavin, aku juga tidak tahu kenapa pak Gavin memberikan ruangan seperti ini." Gumam Vyan dengan heran. Axel mendengar pembicaraan mereka dari luar pintu, dan dia merasa sedih karena tidak bisa berdiri dengan mereka disana. Dia lebih sedih dan merasa bersalah dengan Keara karena harus mengorbankan banyak hal padahal mereka juga tanggung jawabnya.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

sambung Zufu. “Batara Guru adalah raja dari semua raja di seluruh semesta. Dialah yang bertanggung jawab atas keselamatan semua makhluk, tapi kekuasaannya telah pincang karena dirusak dewa kegelapan jauh sebelum ayahmu lahir. Sehingga saat ini dirinya harus mengumpulkan sendiri pasukan untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk,” jelas Zufu.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Guru Cantik Simpanan Anak Pejabat

Guru Cantik Simpanan Anak Pejabat

Happy Reading ***** Mutia mendorong tubuh Bagas dengan keras ketika lelaki itu mencondongkan bibirnya ke telinga bahkan hampir menggigit indera pendengaran si ibu guru. "Harus berapa kali saya mengatakan bahwa saya nggak pernah melakukan hubungan intim dengan lelaki manapun kecuali Anda," kata Mutia keras bahkan kini air mata perempuan itu terlihat jatuh mengaliri pipinya.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

“Tidak ada manusia yang seberuntung itu bisa berguru pada tiga orang sakti seperti mereka sekaligus.” Tatapannya tak berkedip kepada si gadis bisu. Sementara si gadis bisu hanya bisa tersenyum. Begitu juga dengan Sondang Tiur yang baru mengetahui siapa saja yang menjadi guru bagi Bungo. Tentu saja, tiga nama besar itu cukup dia kenal dari mulut ayahnya. Beruntung, hah? Pikir Bungo menanggapi ucapan Tengku Mangkus. Oh, aku lebih rela menukar keberuntungan itu dengan nyawa ayah dan ibuku.
1074.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

"Tuan Guru! Tuan Guru! Tuan Guru! dimana engkau berada tuan Guru," teriak Bajulgeni sembari menyingkirkan reruntuhan padepokan utama. "uhuuuk! uhuuuk! aku disini bajulgeni," jawab Guru Mada sembari melambaikan tangan diantara reruntuhan padepokan. "Syukurlah Tuan Guru selamat. Aku sangat senang sekali," ucap Bajulgeni sambil meneteskan air mata kepiluan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai bu guru
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status