Mau Lagi, Nyonya?
Tatapan jahilnya perlahan berubah menjadi begitu intens, dalam, dan dipenuhi oleh rencana masa depan yang indah.
"Dan perjuangan itu tidak akan berhenti di sini, Maudy. Sekarang, setelah kamu resmi bebas, aku tidak mau menunda waktu lebih lama lagi. Aku sudah menyiapkan segalanya untuk pernikahan kita nanti. Sebuah konsep pesta taman yang intim, hanya dihadiri orang-orang terdekat kita, di mana kamu akan menjadi wanita paling cantik yang berjalan ke arahku,” sahut Bayu dengan pelan.
Maudy mendengarkan dengan mata berkaca-kaca karena haru, mengangguk pelan di dalam tangkupan tangan Bayu. "Aku akan menantikannya, Bayu."
Hot Chapters