Perjanjian Leluhur
Baduga sulit diciduk sebab permainannya sangat rapi dan ribuan relawan siap berkorban untuknya, kelompok masyarakat yang kenyang dengan nasi bungkus.
"Aku melihat Baduga bukan hanya dengan mata, dengan otak juga," ujar Cakra pedas. "Kalian adalah kelompok pendekar tidak punya otak, jadi tidak tahu siapa Baduga."
"Aku mulanya ada sedikit rasa hormat untukmu, mengingat ibu mertuamu satu almamater dengan Sun Bho Kong," sahut pendekar berambut gimbal. "Tapi mulutmu lancip sekali. Jangan kira aku silau dengan nama besarmu."