BOSKU MANTAN SUAMIKU
Dahi Kimie kian melipat.
"Udah-udah ... Kimie sekarang tidur! Udah malem banget ini," putusku kemudian. Kemudian aku berbisik pada Jamie, "anakmu itu kritis. Bahaya kalo diladeni terus pertanyaannya."
Jamie hanya tersenyum geli mendengarnya.
"Tapi, Bun, aku belum ngantuk nih." Kimie ngenyel sambil mengeluarkan jurus andalan, yaitu merajuk. "Ceritain dulu! Kenapa harus ada ayah supaya ada adik bayi."