Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

Itu foto saat dia wisuda, bersama dengan ibu dan bapaknya. Setelah kuamati secara seksama, dalam foto di depan bangunan universitas itu, terdapat seorang wanita yang terlihat kecil dari kejauhan. Jika diamati dengan teliti, barulah terlihat bahwa itu Sekar. Ia tersenyum menghadap kamera dan melambai bersama seikat bunga di tangannya. Sekilas pandang, orang akan mengira itu hanya kebetulan karena foto diambil saat wisudawan yang lain juga berfoto. Namun, jika teliti, orang akan tahu bahwa wanita itu sengaja ikut berfoto bersama keluarga kecil Wicaksono tanpa kentara.
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
My ThesShit (Indonesian)

My ThesShit (Indonesian)

"Makan dulu yuk. Kan tinggal nunggu yudisium nanti." Felicia mengangguk kemudian membiarkan tangannya ditarik oleh Jayden menuju kantin. Di sana sudah cukup banyak mahasiswa senior dan junior. Kebanyakan sepertinya sedang menunggu teman-teman mereka yang sidang hari ini. Juga bersiap merayakannya. Terlihat mereka sibuk menyiapkan bucket snack, selendang nama beserta gelarnya, juga bucket bunga. Memang sudah menjadi tradisi di kampus ini, jika ada temannya yang lulus, mereka akan merayakannya sekaligus foto bersama di depan gedung kampus.
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Dipaksa Jatuh Cinta

Dipaksa Jatuh Cinta

Seusai seluruh rangkaian acara wisuda selesai, mereka berdua keluar dari auditorium Ghra Sabha Pramana dan menerima foto yang tadi diambil fotografer saat akan memasuki gedung wisuda. "Foto kamu ganteng dan gagah, Bi! Nanti dibingkai buat dipajang ya di rumah," puji Pak Haris lalu menyerahkan foto mereka ke tangan puteranya. Biyan sedari tadi celingukan mencari sosok seseorang yang spesial baginya. Namun, nampaknya justru gadis itu tak datang ke Ghra Sabha Pramana untuk memberinya selamat. Beberapa adik kelas yang mengidolakan dirinya memberi buket bunga wisuda yang cantik-cantik.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Seumur Hidup Terlalu Lama

Seumur Hidup Terlalu Lama

Bukan lagi karena tembok penjara tak lagi mengurungnya, tapi karena kini ia sudah memaafkan masa lalunya — dan mencintai hidupnya sepenuhnya. Satu jam kemudian prosesi wisuda selesai, suasana di luar balairung berubah menjadi lautan senyum dan kamera. Buket bunga bertebaran di tangan para wisudawan, sementara keluarga saling berpelukan dalam haru. Uma berdiri di bawah pohon flamboyan yang tengah berbunga. Di tangannya, seikat bunga mawar putih berhiaskan pita emas tergenggam erat.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Ada juga yang membawa kameramen pribadi, menggunakan smartphone masing-masing sehingga memilih studio foto profesional yang terletak tak jauh dari area gedung. Salwa merasa lega telah melewati acara tersebut, akhirnya ia bisa melepas atribut wisuda yang merepotkan termasuk bulu mata anti tornado. Aruni, Nuha dan Kania memberikannya buket bunga yang besar nan indah untuk Salwa. Salwa terharu menerima buket bunga itu kemudian memeluk mereka bergantian. Seperti biasa ada pemuda yang datang menghampirinya. Ia menyapa Aruni terlebih dahulu kemudian Nuha dan Kania.
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Cutie Bodyguard

Cutie Bodyguard

"Ya. Aku mau air mineral dan cake yang atasnya green tea." Naysila menyebutkan pesanannya dan Yusuf, yang segera disampaikan Harzan pada pegawai restoran. Setelah sambungan telepon terputus, Naysila menunda niatnya mengembalikan ponsel, karena melihat wallpaper di telepon seluler itu. "Ini, foto kapan?" tanya Naysila sambil menunjuk layar ponsel. "Acara wisuda Malya, Adik bungsuku," terang Yusuf.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Khairunnisa

Takdir Cinta Khairunnisa

Untuk beberapa saat kami dipersilahkan duduk terlebih dahulu di ruang tamu, melepas lelah sambil menikmati kudapan khas kota ini, wingko babad dan lumpia isi rebung. Saat Abah dan Umi asyik ngobrol dengan Pakde dan Bude Harun, sekilas aku melihat ke arah Mas Iqbal. Wajahnya sudah kembali ceria, berbeda saat dia akan berangkat ke Semarang beberapa minggu lalu. Mungkin karena besok dia mau wisuda dan pastinya akan bertemu dengan Mbak Hanum, hingga rona bahagia begitu kentara menghiasi wajahnya yang ganteng ... ups!!!
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Ditambah seseorang menyerukan kata yang membuat hati berhak bangga. "Bos Keripik Singkong." Ning sedikit mengangkat sudut bibir untuk mengulas senyum. Menarik napas panjang guna menguatkan diri saat harus berhadapan dengan ribuan orang. Ya, di sebuah gedung milik kampus ternama di kota Yogyakarta saat ini berlangsung acara wisuda.
1025.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 551 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

Seperti malam-malam biasanya, keluarga kecil ini melahap makanan yang terlihat sederhana itu, sambil sesekali bertukar cerita. "Shintya, bentar lagi akan ada pengumuman kelulusan, apakah kamu yakin lulus nak? ", ujar wanita paruh bayah, yang mengawali pembicaraan di sela-sela makan malam mereka. "Yakin dong bu, Shintya 100% pasti LULUS," jawab Shintya dengan senyum khasnya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai buket snack wisuda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status