Pendekar Dalam Selubung Mantra
“Selama tujuh tahun aku menderita dan menyesali diri tak bisa melindungimu. Mereka bilang kau sudah mati! Diburu dan dibunuh Demang Sastro sampai ke Tegalsari. Tiba-tiba surat kabar berbahasa Belanda, Melayu, dan Tionghoa, semuanya menuliskan namamu di halaman-halaman depan. Aku berharap itu sungguh kau, Endaruku, Enesku. Jika itu kau, bagaimana aku bisa berdiam diri saja di rumah membacai itu semua tanpa berbuat apa pun? Hidupmu dikulik dan ditelanjangi oleh mereka, dijadikan bahan berita, dan pembicaraan di setiap kesempatan. Gemblak, warok, praktik penyimpangan seksual, pembunuhan, hancur hati ini karena tak bisa memastikan kebenarannya sendiri.”
Endaru mengangkat wajahnya yang merah dan
Hot Chapters