Sistem Aura (Infinity)
Dan, jangan lama, saya tidak punya banyak waktu.
Kael terdiam sesaat, tanpa lalai dari mencoret-coret bukunya, dengan sikap santai dan plegmatisnya barulah pelan-pelan berkata, ”Dulu sekali aku pernah membaca suatu buku … meskipun aku sendiri melupakan judulnya, nah … singkat cerita, setelah membaca keseluruhan buku tersebut, entah mengapa aku malah kurang setuju kalau harga diri seorang pria berdasarkan pada seberapa banyak istri yang dimiliki, seberapa banyak harta dan kekuasaan yang dimiliki dengan jumlah genap. Lalu, perilaku itu jadi prinsip, jadi ideologi di masanya, jadi topik bukunya … aku bahkan lupa apa nama ideologinya juga mengesampingkan aku tidak hidup di masanya ….“