Istri Keempat
Karena perutnya memang lapar, ditambah aroma makanan yang tercium sangat menggiurkan, Airin pun duduk di hadapan Sakha dan makan bersamanya.
Malam itu Airin memimpikan sesuatu yang sangat tidak senonoh. Yang ketika bangun, dia tidak ingin mengingatnya, tapi potongan mimpi itu terus berputar di kepalanya. Badan Airin terasa panas di dalam, napasnya memburu, peluh membanjiri tubuhnya, dan yang paling terasa jelas adalah puncak payudaranya yang mengeras, nampak mencuat di baju tidurnya yang tidak tipis.
Airin … bergairah.