Semua Perempuan Itu Mengejarku
Salah seorang laki-laki berbaju hitam tersebut langsung menyahut,
“Bapak Johan, tidak memakai sesuatu yang lebih dari 5 juta yang dikenakan di badan Bu Sylvi. Lihatlah, arloji yang dikenakan itu produk dari Tanah Abang. Murah, lihat juga tas yang dibawa ibu Johan. Buatan Sukabumi, Jawa Barat. Produk UMKM binaan perusahaan kami. Bu Sylvi sekarang paham?”
Sylvi mendongak, giginya seperti bergetar.
“Baik, saya permisi. Tidak perlu diantar.” Pungkas Sylvi.
Johan segera memberi gestur lambaian tangan, lalu dua orang anak buahnya tersebut segera membawa kotak tersebut mengikuti Sylvi. Merasa diikuti Sylvi mempercepat langkah, netranya mencari keberadaan Doni. Di saat dua ornag tersebut bermaksud m
Bab Populer