Tujuh Dosa Besar
Dia mencoba menilik hewan berbulu lebat, berwana hitam, berkaki dua dengan cakar yang tajam seperti belati dan di kepala burung tersebut yang berwarna biru terdapat gelambir berwarna merah.
"Wah, burung kasuari?!" pekik Idun, yang sangat antusias ketika melihat hewan asli negara Australia.
"Ssst!" Arya menoleh ke arah Idun sembari menempelkan jari telunjuknya di bibir. "Diem, jangan berisik. Kalau mereka takut bahaya!" tegas Arya sambil berbisik. Terlihat matanya tajam menatap Idun, seolah menegaskan bahwa dia kesal pada partner-nya itu.
Hot Chapters