Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

Matanya memperhatikan sepasang burung merpati putih yang ada di depannya. “Hei! Ini sudah malam, harusnya kalian pergi ke pohon, bukan begitu?” katanya berbicara sendiri. Seolah tahu yang dimaksud oleh Nicha, burung merpati tersebut akhirnya terbang bersama-sama. “Bahkan burung juga menemukan cinta mereka,” gumamnya. “Terkadang, aku juga ingin merasakan cinta tapi aku sungguh takut untuk memulai. Ah sialan! Nicha kau itu sempurna tapi takdir saja yang membencimu.” Setelah mengatakan hal bodoh seperti itu, Nicha akhirnya beranjak pergi dari tempat tersebut.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Melihat itu hati Farida panas, ia ingin sekali memaki dan menghajar lelaki yang menjadi imamnya itu, namun ia masih menahan diri. Di saat Farida sedang melamun, terdengar bel berbunyi. Ia lalu bergegas membuka pintu untuk tamunya itu. "Sorry, aku lama dateng. Lagi ada kerjaan tadi." Ucap Citra, sepupu Farida. Gadis itu pun masuk tanpa disuruh. Farida sengaja meminta sepupunya itu untuk menemaninya. "Eh, itu mata kenapa bengkak? Mbak habis nangis?" Tanya Citra saat melihat wajah Farida yang sembab. Ditanya seperti itu malah membuat Farida kembali menangis, membuat Citra kebingungan.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Calia duduk di karpet, menggambar di buku kecilnya. Tidak ada percakapan besar. Hanya keheningan nyaman yang terisi oleh detak jam dan suara pensil Calia menggores kertas. Saat langit mulai berubah oranye, Averine menatap Darian. “Kamu tahu… cinta itu bukan tentang seberapa lama kita punya waktu. Tapi tentang siapa yang tetap ada saat waktu itu lewat.” Darian meremas lembut bahunya. “Dan kita ada.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

“Dan namaku akan selalu terhubung denganmu, Mas. Seperti melati yang selalu mekar di tempat yang sama, menebarkan keharuman yang sama, tak peduli musim apa yang datang.” Di dalam keranjang kecil itu, Bunga bergerak pelan, seolah mengaminkan janji itu. Cahaya matahari siang itu menyinari mereka bertiga, menyatukan tiga nyawa yang kini terikat oleh cinta yang tak terpisahkan—cinta yang bermula dari sebuah permainan sederhana, tumbuh menjadi rasa yang dalam, dan kini mekar sempurna seperti bunga melati yang abadi keharumannya.
675 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

Ditangannya ada dua ekor burung merpati putih dan dia menyerahkannya kepadaku. “Burung merpati putih itu simbol kesucian. Merpati merupakan burung yang setia terhadap pasangannya. Mereka biasanya hanya memiliki satu kekasih untuk seumur hidup, seperti aku yang hanya akan mencintai kamu hingga akhir waktu,” ucapnya seraya menatap wajahku.
1098.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
Bayangan Cinta

Bayangan Cinta

Dia seakan 'Narcissus' dalam rupa perempuan. Seperti dalam mitologi yunani, narcissus yang mencintai diri sendiri dan menolak semua yang menginginkan dirinya sebagai pasangan. Akhirnya dia mati tercebur di kolam karena jatuh cinta pada dirinya karena ingin merengkuh bayangan sendiri. Kara dan Garvin dalam pikiran masing-masing. Menilai dan saling menjuluki dalam benak mereka. Pintu lift terbuka, menampilkan ruangan mewah yang jelas jauh berbeda dengan lantai 14.
9.98.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
Cinta Suci Kupu-Kupu Malam

Cinta Suci Kupu-Kupu Malam

Kini, pagi menyelinap hangat di antara langkah Kenang menuju Klub tempatnya bekerja, Klub itu bernama Flower Garden atau taman bunga yang memiliki makna sebagai seolah klub itu adalah sebuah taman dengan bunga-bunga indah yang bermekaran di dalamnya yang tak lain bunga-bunga itu adalah para wanita yang siap menarik kumbang-kumbang atau para pria yang haus akan kasih sayang agar jatuh ke dalam pelukan sang bunga. "Maaf Mam, saya belum siap." kata Kenang kepada perempuan yang senantiasa dipanggilnya Mami. Namanya Mami Rose, usianya sekitar 40 tahun namun tetap terlihat cantik dan juga kulitnya tetap kencang di usianya yang segitu sebab perawatan mahal yang kerap dilakukannya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
Kamu & Aku di Radio Cinta

Kamu & Aku di Radio Cinta

bukan di bangunan bersejarah ini, tapi terpenjara di hatimu [Taman Hyde Park] berjalan, dan menua bersamamu seperti sebuah mimpi yang harus aku wujudkan [Sepasang merpati] aku tidak tahu apakah hatimu masih miliku, dan namaku terukir di hatimu, yang pasti aku akan setia menunggumu, bagai merpati jantan yang hanya akan setia pada satu merpati betina
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
LAILA

LAILA

Balas Wira, sepertinya dia benar tidak bisa berbohong. "Lanjutkan Wira!" Ucapku. Wira kemudian melanjutkan bicara. "Di waktu yang berbeda aku melihat seekor burung Merpati berada di samping pasangannya yang telah mati di tengah jalan. Pengendara hanya melewati dan pejalan kaki cuma menonton. Aku mengambilnya lalu menguburkan di halaman rumahku. Semenjak itu pasangannya yang masih hidup selalu mampir ke rumahku. Jadi aku memeliharanya."
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Saat mereka menyiapkan kamera, burung itu kembali muncul, seolah-olah memberikan restu. “Lihat, Jun,” bisik Sinta. “Parakohau tahu apa yang kita lakukan. Saya khawatir, burung itu mampu membaca hati manusia, jangan sampai ia adalah lambang cinta.” Jun mengarahkan kameranya, menangkap gambar burung itu yang terbang melintasi latar belakang hutan yang hijau. “Ini akan menjadi gambar utama kita, Sinta. Ini adalah pesan kita untuk dunia.” Saat burung itu, terbang, seekor lagi mengikut, “Mungkin itu adalah kekasihnya.” Jun-ho hanya tersenyum, merasakah rasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dan Sinta hadir sebagai aspek penting untuk menumbuhkan rasa itu.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai burung merpati cinta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status