Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Invitasi

Invitasi

Seketika wajah Laisa pucat pasi. ××××× [1] Tolong colanya! [2] Selamat datang! [3] Apakah Anda sudah menentukan ingin memesan apa? [4] Es teh dan ini. [5] Baik. Silakan ditunggu sebentar. [6] Maaf. [7] Tidak apa-apa. [8] Siapa? [9] Sial!
9.910.1K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as by request
Read
+Library
Valen Ash
Hai kak salam kenal ceritanya keren banget kalau boleh mampir ke ceritaku ya judulnya "CEO itu tak bisa menyentuh wanita kecuali aku" kisah hubungan satu malam yang berakhir dengan pernikahan kontrak karena kepentingan. Jangan lupa tinggalkan komentar terimakasih
Historia°
kalo yg suka baca novel historical manhwa. baca novel ini! bener2 sebagus dan seseru itu cerita nya. walopun alur romance nya slow burn tapi tetep enak dibaca. konflik nya bener2 diceritain detail, rapih, dan mudah dimengerti. semangat terus buat author!
Read All Reviews
Terjerat Hasrat Mafia Dingin

Terjerat Hasrat Mafia Dingin

Bila ada yang minat lanjut season dua bisa langsung request di kolom komentar. Sampai jumpa di judul berikutnya 🫰
8.518.2K viewsCompletedAdded to Library 436 Times as by request
Read
+Library
Unknown

Unknown

Wah apa-apan ini aku mencium firasat buruk yang akan terjadi padaku. “Bimo...”panggilnya agak sedikit lembut seperti orang merayu. “Hmm..”balasku malas. “Aku boleh minta tolong kan?” “Minta tolong apa nih?”tanyaku ragu. “Rawat kucing gumush ini”menunjukkan tas kucing yang terdapat si kucing kecil di dalamnya ke arahku. “HAH?”aku terkaget-kaget. Yaa jelas guys gimana tidak kaget ini tak terduga dan beban sekali.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as by request
Read
+Library
Permohonan Terakhir

Permohonan Terakhir

Butuh waktu lama sampai konser selesai, baru Edrick kembali teringat untuk mencari keberadaanku. Dia menghabiskan banyak tenaga dan uang untuk memberi tahu semua karyawan di perusahaan. Siapa pun yang bisa menemukanku atau memberikan petunjuk tentangku akan diberi imbalan uang tunai. Mereka yang bisa membawaku kembali secara langsung bahkan akan diberikan sebuah apartemen di pusat kota. Aku menyaksikan semua ini dengan perasaan geli, lalu melayang di sisi Edrick dan meniupkan napas dingin di dekat punggungnya.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as by request
Read
+Library
Choice

Choice

“Ok, good. Makasih.” “Kamera baru?” “Iya. Hasil gambarnya lebih bagus. Jadi besok bawa yang ini aja. Lebih ringan juga.” Zahra mengambil brosur kuliah di luar negeri di meja dekat lemari. “Oiya, Kamu sudah daftar beasiswa ke mana aja?” “Belum.” “Kenapa?”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as by request
Read
+Library
UNACCEPTED

UNACCEPTED

Lebih baik segera disudahi saja daripada ia diserbu oleh penggemar Regar. “Gimana?” tanya Nessa melihat Regar yang masih tak berkutik. Eza mendekat pada Regar, “Gar, will you?” Regar tidak menyahut. Ia tahu dirinya bersalah, tetapi, permintaan Nessa terlalu gila untuk dituruti. “Oke, oke. Minta maafnya biasa aja,” final Nessa. Seketika, aura mencekam di kelas pun menjadi tenang kembali.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as by request
Read
+Library
RESTU

RESTU

🦁🦁🦁🦁 08XXX kalah Mata Revan membulat pesan apa lagi ini Feljun melihat raut wajah Revan yang kelihatan tak suka. "Napa lo bos? Lapar?" tanya Feljun. "Ada pesan dari nomor gak di kenal," terang Revan. Kevlar, Aksa dan dirga yang tertarik dengan topik nya menghampiri Revan dan Feljun. "Apa isi pesannya?" tanya aksa yang tak ingin berlama lama. "Baca aja sendiri," suruh Revan.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as by request
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

tolaknya tanpa basa-basi. “Sebentar saja, Len,” Felix mencoba memohon. Ia sadar penuh jika permintaannya saat ini memang memalukan dan tindakannya tersebut juga sangat tidak tahu diri. Namun, demi bisa berlama-lama berinteraksi dengan Helena, apa pun bersedia ia lakukan.
9.838.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as by request
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

BAB 2 What is Life? “Nanda dan Fatih tadi kesini Nin. Mereka boleh mampir sore ini?” Aku mengangguk mendengar pertanyaan Mas Andy. Ah, dua dari sebagian orang yang ingin kembali, lagi. Diujung meja makan, kini dihiasi oleh keberadaan sosok yang sebelumnya tidak ada. Diam, menunggu dengan pasti untuk melihatku bereaksi.
658 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as by request
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status