Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Dua wadah hancur menjadi abu kelabu, sementara satu sisanya tergeletak mati dengan cairan perak yang menggenang di lantai. Raka terengah-engah, merasakan kepalanya berputar hebat akibat beban informasi yang melintasi otaknya saat melakukan inversi manual tadi. Di dinding, sebuah pengeras suara internal mendadak menyala, mengeluarkan suara statis yang tajam.
10687 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Istri yang Terpaksa Dinikahi CEO Dingin

Kebangkitan Istri yang Terpaksa Dinikahi CEO Dingin

Bekas itu berada di bawah telinga, agak ke belakang. Kalau Caitlyn bercermin sendiri dan tanpa sengaja mencari ke bagian itu, dia memang tidak akan bisa melihatnya. Yasmin langsung merasa tidak tenang. "Semalam kamu dan Dexter ...." Caitlyn segera menjawab, "Nggak terjadi apa-apa. Aku tidur terus sampai pagi." "Tapi ... di belakang telingamu ada bekas ciuman." Yasmin mengernyit. "Itu bekas ciuman, 'kan? Atau cuma gigitan nyamuk?"
949.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 997 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Gerry! Jangan bilang makan depan anak kecil!” “Aduh! Maaf!” Gerry menutup mulutnya. Bara menatap ke arah lorong kiri. “Suara itu tidak berasal dari manusia.” Liora menarik belatinya. “Kalau begitu, kita harus lebih hati-hati.” Tiba-tiba— Sreet… sreet… Suara mirip kain diseret muncul dari belakang. Risa menegang. “Itu lagi…”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Love in The Game (INDONESIA)

Love in The Game (INDONESIA)

Leon mengibas-ngibaskan tangan di hadapan wajahnya, meskipun itu tidak terlalu bermanfaat. “Leon, lihat!” seru Claire menunjuk ke arah belakang Leon. Seketika, pria itu melihat ke belakang dan melihat di belakangnya ada air terjun besar yang menyebabkan kebisingan di sekitar mereka. Namun air terjun itu berada cukup jauh di belakang mereka. “Claire, coba arahkan kita lebih dekat kesana,” kata Leon.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

Kujual Suamiku Seharga 1 Miliar

“Aaaahhhhh…” Citra teriak, tiba-tiba ada suara berdebum sangat keras di belakangnya
12.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Dewa Pedang Tanah Pasundan

Dewa Pedang Tanah Pasundan

Selain daripada itu, secara tiba-tiba sepasang telinganya juga mendengar adanya dentuman keras yang berasal dari arah belakangnya. Awalnya, Caraka tidak ingin menengok ke belakang. Bagaimanapun juga, dia masih ingat dengan ucapan kakek tua tadi yang menyuruhnya untuk tidak menengok ke belakang. Apapun yang bakal terjadi nantinya. Tapi kembali lagi, sifat dasar seorang manusia adalah selalu merasa penasaran. Siapa pun manusia itu. Dan Caraka Candra adalah seorang manusia. Manusia biasa yang sama seperti pada umumnya.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

panggil Rani pelan, melepaskan tas ranselnya ke atas kursi kayu kusam. Tidak ada jawaban. Namun, dari arah kamar tidur di bagian belakang, telinga tajam Rani menangkap suara isakan yang sangat pelan dan tertahan, seolah seseorang sedang membekap mulutnya sendiri agar suaranya tidak terdengar.
317 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Istriku

Gairah Liar Istriku

Nafasnya mulai memburu. “Kenapa malah hilang sekarang, sih…!” katanya nyaris menangis, tak menyadari bahwa di luar jendela belakang, dua pasang mata tengah mengintainya di balik tirai tipis yang bergoyang tertiup angin. Salah satu pria itu menarik sesuatu dari dalam saku—kain hitam dan sebotol kecil cairan bening. Pintu belakang rumah perlahan mulai bergetar...
11.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Setiap suara tetes air hujan, pintu yang berderit, atau langkah kaki lain terasa membesar, menempel di kulit mereka. Tiba-tiba, Airin mendengar suara lembut di belakangnya, seperti bisikan: “Jangan datang…” Ia menoleh cepat. Tidak ada siapa-siapa. Hanya bayangan gelap di sudut lorong. “Lan… kau dengar itu?” bisiknya. Arlan mengangguk, menahan napas. “Ya. Tetap berjalan. Jangan berhenti.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Arus deras yang bergolak menyapunya ke depan. Dia menendang, menghindari batu pertama, lalu batu kedua, berkelok-kelok di tengah derasnya arus, lengan dan kaki berdenyut-denyut. Sungai itu melengkung tajam. Gumpalan air mengalir deras di sekelilingnya, memutarnya. Kepalanya yang tak terlindungi membentur batu. Semuanya menjadi kabur. Tepat sebelum kegelapan menyelimutinya, Kalinda yakin dia mendengar jeritan melengking bergema dari air terjun di belakangnya.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai cairan di belakang gendang telinga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status