PESONA ISTRI NAKAL CEO
Pesan itu sederhana, namun memiliki bobot yang bisa mengguncang hidup seseorang.
Ia mengembuskan napas pelan. Suara riuh di dalam kepalanya mereda, seakan badai yang sejak pagi mengganggu pikirannya mendadak berhenti. Dalam diam itu, yang tersisa hanya fokus yang tajam, perhitungan yang dingin, dan ketenangan berbahaya yang muncul setiap kali ia siap bergerak.
Tanpa ragu, ia menekan tombol telepon. “Kita mulai dari bisikan kecil dulu,” ucapnya, tenang tapi penuh arah.
Chapitres populaires