Obsesi Nyonya dan Nona Rumah
Citro menghentikan gerakannya, ia membeku lalu menatap tajam Bambang, “Benarkah, Tuan? Siapa namanya?”
“Herman Adyaksa,” lontar Bambang, Citro semakin tercekat. Matanya menatap tajam Bambang seakan-akan mencari sesuatu yang dalam, meski Bambang sudah berusaha setenang mungkin ada rasa yang tidak nyaman.
“Aku mengetahui nama itu, dia satu-satunya korban yang mengalami kelumpuhan total, bukan?”
“Benar,” jawab Bambang sembari menyenderkan badannya.