Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Naga Langit

Legenda Naga Langit

Kecepatan keduanya dalam membangun serangan bak sebuah kilatan cahaya yang saling berbenturan, manusia biasa niscaya tidak akan mampu untuk melihat dan menyaksikan pertarungan keduanya. "Cambuk Sukma Iblis" Cambuk di tangan Arpidana dengan cepat di selimuti angin berbalut aura hitam pekat dan mampu mengintimidasi setiap orang yang melihatnya. Tubuh Abinawa berkeringat dingin, dia merasakan jika kekuatan yang ada pada cambuk itu sangat besar, tubuhnya bisa saja terbelah menjadi dua bagian jika gagal mengantisipasi serangan itu.
9.7175.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai cambuk derita
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Herman
min Abimana sudah banyak dapat warisan dan pelatihan, kok masih kesusahan melawan pendekar2 yang se usianya, contohnya di sayembara. kesannya kayak tidak ada prningkatan setelah dari dunia siluman, padahal sudah dapat banyak warisan dan pengalaman waktu di dunia siluman mestinya menang lebih mudah
Baca Semua Ulasan
Kultivator Inti Semesta

Kultivator Inti Semesta

Cambuk itu tidak hanya bergerak, tapi mengaum—menggigilkan tulang-tulang siapa pun yang mendengarnya. Lalu, dia bergerak. Bagaikan singa kelaparan yang menerkam kawanan tikus. Slash! Slash! “EAAAAAAHHHHH!!” “EAAAAAAHHHHH!!!” “EAAAAAAHHHHH!!!” Jeritan demi jeritan mengoyak udara panas. Setiap kali cambuk petir menghantam tubuh lawan, bukan hanya luka yang tercipta—tetapi ledakan. Tubuh-tubuh meledak menjadi kabut darah, daging mencair, tulang hancur, dan jiwa terlempar sebelum lenyap. Tanah bergetar, udara terasa sesak karena aroma darah yang membumbung tinggi.
9226.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai cambuk derita
Tampilkan Ulasan (106)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
DERITA IBUKU SAAT AKU MENJADI TKW

DERITA IBUKU SAAT AKU MENJADI TKW

"Ck! Bu Jubaedah nggak usah sok tahu, deh. Nggak usah juga ikut campur. Nih, tujuh ribu." Jubaedah memiringkan bibirnya, diserahkan uang pas. Selain Bu RT, dia juga biang gosip di kampung Sukamakmur itu. "Dikasih tahu malah ngeyel. Di sini siapa sih yang nggak kenal Tohir? Sang pengangguran dan pemalas abadi." Hera bergeming, mencoba bodo amat dengan ucapan pelanggannya itu.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

bisikku, masih melihat bayangan mata budak muda itu yang penuh ketakutan. "Dan kau memberinya akhir yang lebih cepat dan lebih bersih daripada yang dia dapatkan di Ruang Rendah," jawab Tua Bangka dengan kasar. "Percayalah. Aku telah melihatnya. Mereka yang Bibit-nya kolaps secara alami... penderitaannya berlangsung berhari-hari. Jiwa mereka tercabik-cabik perlahan, seperti kain yang dirobek oleh tangan yang tak terlihat. Apa yang kau lakukan... itu sebuah belas kasihan, meski terasa seperti kutukan."
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
Derita Istri Pengganti

Derita Istri Pengganti

Deggg! Zaskya terdiam. Hatianya sakit. Dadanya sesak sekali. Dia tidak menyangka kalau suaminya ini masih berharap besar dengan dirinya. Sementara dirinya, sama sekali tak ada harapan untuk bisa mengandung karena penyakitnya yang sudah kronis. "Hemmm, kalau soal itukan. Nanti, bisa kita beri nama Abizar atau apalah. Iya kan, Kya? Suamimu ini repot sekali jadi orang," sahut Bu Irma terkekeh geli.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
LANGIT KABUT CAMELIA

LANGIT KABUT CAMELIA

Namun, banyak juga dari mereka yang justru menunggui kami sebagai tontonan akhir pekan. “Cam! Kau tahu siapa dia?” tanyaku pada Camelia yang mulai menyunggingkan senyumnya. “Kalau dia datang maka Si Landak tidak jauh dari sini. Dia dikeenal sebagai Rubah Besi, salah satu pemburu yang berafiliasi di bawah wilayah kekuasaan Si Landak- pemburu berduri. Ia dikenal tak punya rasa pengampunan bagi siapa saja yang mengacaukan tatanan waktu.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Sepersekian detik aku berlari dan membuka pintu kamar. "Kenapa, Sayang?" tanyaku singkat menatap lekat ke wajah putriku. "Kak Andin ... Ma. Kak Andin lagi sakit, Ma," jawab Andita lirih dan aku melihatnya tidak tenang. Tanpa pikir lama, aku dan Andita langsung bergegas ke kamar mereka. Aku dikejutkan dengan tiga cakaran berdarah pada punggung Andin. Pantas saja putriku mengerang kesakitan begini. Tapi, ini ulah siapa? Kenapa sampai kejadian begini bukankan aku tidak menganggu sosok gentayangan itu. Lalu kenapa harus putriku yang menanggung akibatnya. Aku merutuki diriku sendiri tanpa henti.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
Cinta Berbalut Dendam

Cinta Berbalut Dendam

Ada 5 orang anak buah Burga yang ternyata warga desa itu juga yang tertawan warga dan terluka parah, semuanya juga diberi minyak itu, sehingga mereka tak lagi kesakitan. Kampung Dagai yang memiliki 255 kepala keluarga ini geger sekaligus berduka karena kembali korban jiwa melayang gara-gara perusahaan yang ingin menambang batubara di kampung mereka. Burga dan 2 lainnnya akhirnya dimakamkan di pemakaman desa, penjagaan di kampung itupun makin diperketat. Radin sempat menghitung peluru yang dia tembakan, ternyata dia menembak 4 kali dan tersisa dua peluru, dia lalu mengisi dengan peluru baru.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Mengangkat tangan, lalu memberi kode agar wanita itu kembali keluar. “Mau pergi ke mana?” Tidak perlu disanggah, karena hanya akan memberi pertentangan dan stres bagi Cita. Erina pun membiarkan saja Cita menangis, agar emosi yang menumpuk di dadanya bisa terasa ringan. Walaupun, Erina yakin rasa trauma itu pasti membekas seumur hidup. “Pergi … jauh …” Air mata Cita mengalir semakin deras. Kenapa harus Cita? Apa salah Cita hingga harus mengalami kejadian seperti ini?
9.839.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Bug ... Tubuh Rayhan menabrak seseorang membuat berkas yang ada di tangannya berceceran dilantai. "Kamu itu bisa lihat gak sih? Kalau mau jalan itu pakai mata jangan main jalan aja!" ucap Rayhan penuh amarah. Rayhan menatap tajam. Namun wanita itu sama sekali tidak takut, ia terlihat begitu santai. "Kamu bisu, ya?" tanya Rayhan semakin mengikis jarak diantara mereka. Namun wanita itu hanya diam tidak peduli.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai cambuk derita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status