Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengawal, Jangan Bikin Aku Ketagihan !

Pengawal, Jangan Bikin Aku Ketagihan !

Arini terkekeh rendah, mengusap peluh di keningnya seraya melirik otot lengan Daman yang tercetak jelas di balik kemeja tipisnya. "Aku aman, Siska... Sipir Berjas Hitamku ini melindungiku dengan sangat baik," jawab Arini tersenyum tipis. "Duh, syukurlah! Tapi jujur ya, Rin... Muka kamu di kamera darurat kelihatan agak pucat tapi berseri-seri!" goda Siska ceplas-ceplos. "Maksud kamu apa, Sis?" Arini mengernyitkan alis bingung.
662 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as camera woman sus art
Read
+Library
Istri Sah Presdir Arogan

Istri Sah Presdir Arogan

Berdiri dengan kedua tangan bersilang dada dan pandangan yang tak lepas dari pasangan di depan sorotan kamera tersebut. Pakaian Zsazsa yang begitu tipis dan menjiplak setiap lekukan tubuh. Kedua lengan Zsazsa yang jatuh di pundak si pria dan wajah keduanya yang saling pandang dengan jarak sangat tipis. Membuat matanya menyipit tajam. Pandangannya turun ke bawah, pada telapak tangan si pria yang memegang pinggang ramping Zsazsa. Bergerak semakin turun ketika berganti pose, dengan salah satu kaki Zsazsa naik ke sisi tubuh si pria. Membuat bibirnya menipis keras, ada sesuatu yang membuat gusar hingga harus membuatnya menahan napas. “Oke. Cukup.” Akhirnya sudah cameramen memberikan tanda oke pad
10118.5K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as camera woman sus art
Read
+Library
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Setelah beberapa orang keluar dari mobil, seorang pria yang bersembunyi di pohon menatap kamera di tangannya dan melengkungkan bibirnya dengan puas. Dia memutar nomor dan berkata dengan suara rendah: "Nona Calvin, saya mendapatkan foto Siska Yu dibebaskan dari penjara ... Jangan khawatir, saya mendapatnya dengan jelas, dan saya memotret wajahnya dengan hati-hati. Hanya saja, Edward dan Nona Suzy juga ada di kamera, apakah perlu disensor? Oke, sudah mengerti ..." Di dalam mobil. Suzy menyarankan Siska Yu untuk tinggal di rumah Calvin.
9.34.9M viewsCompletedAdded to Library 182.3K Times as camera woman sus art
Show Reviews (1893)
Read
+Library
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Read All Reviews
Istri Kilat Presdir Tampan

Istri Kilat Presdir Tampan

Punggungnya menegak saat melihat Kendrick muncul dari balik pintu yang baru saja terbuka. “Informasi apa?” Arthur menatap tak sabar. Kendrick berjalan menghampiri Arthur. Dia mengulurkan tablet pintar yang dibawanya pada Arthur setelah berdiri di depan meja kerja. “Ini rekaman kamera jalan di dekat sebuah taman. Meski visualiasinya kurang jelas, tapi saya yakin jika itu adalah Siska.” Mata Arthur melebar. Dia segera mengambil tablet pintar dari tangan Kendrick.
1051.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as camera woman sus art
Read
+Library
Ikrar Dendam

Ikrar Dendam

Dalam video, kamera tampak bergerak liar seperti direkam diam-diam dari saku atau tangan yang gemetar. Video itu masih berlanjut. Kini teriakan dan jeritan Susi mulai terdengar lebih keras, mencoba melepaskan diri dari orang-orang itu. Tidak ada gambar yang terlihat, hanya warna hitam. Tapi layarnya bergerak mengikuti gerakan tubuhnya. Sepertinya HP itu berada di sakunya. "Lepaskan aku!" "Mau apa kalian?" "Tolooong...!"
101.0K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as camera woman sus art
Read
+Library
Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Hasrat Terpendam Sang Kameramen

Setiap gerakan, setiap erangan yang terekam, terasa seperti cermin yang memantulkan kembali pengalamannya sendiri di studio Rendra. Napasnya mulai memburu, dadanya terasa sesak. Ia bukan lagi seorang kameramen yang melakukan riset, melainkan seorang pria yang terpikat, terhanyut oleh arus sensasi yang ia sendiri tidak pahami. “Ayo, lihat ke kamera! Senyum yang manis.” Terdengar suara kasar seorang pria dalam video. “Aku... malu jika direkam seperti ini.” Balas perempuan dalam video dengan suara lembut.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as camera woman sus art
Read
+Library
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

Di foto shoot yang kedua, Marissa duduk dan Farissa berdiri dilanjut sebaliknya. Setelah selesai foto shoot, si fotografer menyeletuk, "Kalian sama-sama cantik. Aura kalian juga tak biasa. Mohon maaf, apakah kalian memakai susuk?" Marissa menatap fotografer dengan tajam sampai fotografernya kikuk. "Itu bukan urusanmu dan kami tidak pernah memakai susuk. Bukannya anda yang pakai susuk?" Fotografer wanita itu membeku mendengar perkataan Marissa. Ia bisa berasumsi kalau Marissa memakai susuk karena auranya berbeda seperti yang ia rasakan setelah memakai susuk.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as camera woman sus art
Read
+Library
Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

Tertipu Rayuan Maut Pak Polisi

Di dalam kamar ini hanya ada aku, napasku yang berat, dan rasa tidak nyaman yang semakin sulit kuabaikan. Aku meletakkan ponsel di atas pangkuan, lalu menutup wajah dengan kedua tangan. Mungkin aku terlalu sensitif. Mungkin Mas benar-benar sakit. Mungkin Susi hanya ada di rumah, bukan di dekatnya. Tapi kenapa suaranya seperti itu? Kenapa ia panik saat kamera bergeser? Kenapa ia tidak mau aku pulang? Aku mengusap pipi yang mulai basah.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as camera woman sus art
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Di dalam salju, Susan akan melakukan tarian terakhir untuk Pandhu, meminum anggur beracun, dan menemui ajalnya. Saat istirahat, Roni sibuk mengitari tim properti, mengajak Senja dan Ardhana untuk mendiskusikan pementasan. Senja melihat Roni datang dengan sebuah pemutar portabel. Ia menekan tombol, dan layar mulai memainkan adegan sebelumnya yang menampilkan penampilan keduanya. Setelah menyesuaikan warna dan suara, hasil bidikan pasca-proses sangat menawan. Dimulai dengan bidikan jarak jauh, kamera menyapu tanda Heaven Sin Pavilion, melewati ruang perjamuan yang meriah, melewati para tamu dan pelacur yang sedang bercanda, dan akhirnya berhenti di luar jendela kamar Susan, memfokuskan pada bu
3.2K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as camera woman sus art
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Adegan threesome itu berlangsung seperti layaknya blue film tanpa sensor, dengan durasi hampir tiga menit! Sang Artis seolah tidak menyadarinya sama sekali, bahwa dia telah masuk dalam lingkaran skenario busuk tersebut! Karena saat itu terjadi, Sonya Arita terlihat dalam kondisi yang tidak sadar kamera, dan tidak dalam keadaan sadar sepenuhnya, alias berada dalam pengaruh obat-obatan terlarang! Bang! Bang! Bang!
9.272.4K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as camera woman sus art
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status