Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Panas Papa Mertua

Sentuhan Panas Papa Mertua

Seperti potongan puzzle yang akhirnya bertemu. Setelah proses fitting selesai dan beberapa detail kecil dicatat untuk perbaikan terakhir, Arthur dan Rose berpamitan. Namun saat mereka keluar dari butik, tiba-tiba terdengar bunyi klik kamera. Arthur langsung menoleh. Beberapa orang berdiri di seberang jalan dengan kamera panjang. Paparazi. Rose terkejut dan refleks mendekat ke Arthur. Arthur langsung merangkul bahu Rose dengan protektif.
10367.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.8K kali sebagai camera woman sus art
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin provinsi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Ini adalah kisah Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Terjerat Gairah Suami Kontrak

Terjerat Gairah Suami Kontrak

"Istri Anda benar-benar fotogenic, Bos. Aku tak perlu susah-susah mengedit. " Alvaro hanya tersenyum tipis mendengar pujian itu. "Oke. Terimakasih, Dam. Kuharap Kakek puas." Alvaro menepuk bahu sang kameramen. Kameramen mengangguk lalu keluar kamar. Saskia yang masih berbaring di ranjang mendadak merasa seperti orang bodoh. 'Apa itu tadi? Syuting iklan kasur?' Saskia berpikir sambil mengangkat tubuhnya ke posisi duduk.
8.98.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Hagen

Obsesi Tuan Hagen

Tentu saja Hagen sedikit kesal sehingga pria itu pun menarik pipi Camellia agar menoleh padanya, dan memblokir pandangan gadis itu dengan para pria di sana. “Aku tidak mesum, Rey,” protes Connor yang sejak tadi mengutak-atik kamera di tangan. “Lihatlah, aku bahkan tidak menemukan kemesuman pada wajah rupawan ini.” Connor mengangkat kameranya ke udara untuk menunjukkan pada semua orang dalam ruangan sebuah foto dirinya di atas ranjang bersama seorang wanita. “Dude!” geram Hagen yang merasa perlu untuk menutup mata Camellia dari wajah nista Connor yang entah sedang melakukan apa. Sungguh, Hagen tidak peduli pria itu tengah melakukan apa dalam photograp itu.
9.993.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

Tergoda Hasrat si Presdir Tampan

ucap Restu di tengah permainan panas keduanya. Siska merem melek menikmati batang keperkasaan pria itu memasuki lubangnya, memaju mundurkan pinggulnya, benar-benar membuat Siska begitu mendamba akan permainan panas ini. Ia tidak memperdulikan ucapan atau racauan sang pria. Ia menoleh ke arah samping, dimana ada sebuah kamera kecil yang ia letakkan untuk merekam adegan panas ini.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
My Bastard Uncle

My Bastard Uncle

Ia mungkin berpikir jika hanya dirinya yang melihat hal itu. Tapi tidak. Karena sebelumnya Rian sudah memasang sebuah kamera kecil di dalam kamar Carissa ketika dia sedang ada di dalam kamarnya tadi. Di dalam ruang kerjanya. Rian tersenyum penuh dengan arti. Bagaimana dia sangat bahagia melihat pemandangan yang terlihat di dalam layar monitor tersebut. Melihat bagaimana tubuh Carissa yang sangat polos dan tentunya menggugah naluri lelakinya yang selama ini tak bisa ia salurkan.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan

Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan

Juga, Ayudhia ingat jika tadi kamera menghadap ke tengah ruangan, ini sangat aneh baginya. “Kenapa kamera CCTV menghadap ke sudut ruangan?” tanya Ayudhia dengan nada penekanan. Meski hanya terlihat rekaman beberapa potong bahan yang terlempar di udara sebelum jatuh ke lantai, tetapi itu cukup meyakinkan Ayudhia jika pelakunya memang orang, bukan hewan pengerat atau sejenisnya.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai camera woman sus art
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Ernhyy Ahza❤️‍🩹
hemm aku kok mikirnya Arlo sngaja yah membiarkan berita itu terus naik dan naik dan membiarkan sahamnya turun dlu ,biar saat semua kbenaran yg dia kantongin bsa lngsng jdi boom wktu buat Ardhana krna ulah disya dan fiona
Indri GN
Ceritanya bener-bener bikin emosi pembaca naik turun ini mah. mana lagi di dukung sama alur cerita yang jelas dan tidak bertele-tele. suka bnget sama jalan ceritanya. pengen cepet-cepet ada di ujung bab, soalnya penasaran bnget sama hubungan kontrak Ayu dan Arlo akan sprti apa nntinya
Baca Semua Ulasan
Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

Wanita Lain di Dalam Rumah Tanggaku

bisiknya. Kamarnya berantakan dan dia tidak melewatkan itu. Walau ponsel Kaivan sederhana, tetapi memiliki kamera. Kameranya memang tidaklah bagus tetappi bisa menangkap momen. Savita memotret suasana kamar itu. Semua dia foto. Hanya berharap suatu saat foto dari kamera sederhana itu menjadi bukti nyata lainnya lagi.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
Mahar Rahasia Tukang Kebun

Mahar Rahasia Tukang Kebun

Ada rasa aman yang aneh yang terpancar dari ketulusan pria tua itu. Namun, di luar sana, di bawah bayang-bayang pohon besar di halaman rumah, sebuah kamera dengan lensa jarak jauh milik orang suruhan Kevin terus mengintai. Mereka menangkap siluet dua orang di dalam kamar yang tampak tenang, sebuah pemandangan yang akan dikirim langsung ke ponsel Kevin.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Aku masih penasaran, seberapa lama Sasa bisa main-main sebelum menyerah.” Sukma mencondongkan tubuh, matanya masih menyala penasaran. “Tunggu… tunggu sebentar. Kok aku merasa… ada yang salah, ada kamera di apartemen?” suaranya terdengar tegas tapi ada nada heran.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
Memory

Memory

"Kita bicara di dalam." Aksara menarik lengan Soraya supaya berdiri, wanita itu malah memanfaatkan situasi dengan memeluk Aksara. Dengan pelan Aksara mendorong tubuh Soraya. "Tanpa kamera!" tegas Aksara pada seorang kameramen yang ikut berjalan masuk. Aku menutup pintu, sang super model duduk di sofa. Dia menarik napas panjang, lalu berkata pelan, "Aku tahu di rumah ini ada CCTV."
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai camera woman sus art
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status