Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku
tanya Rina, mencoba membuka percakapan.
Fahmi berhenti sejenak, lalu menjawab, “Aku penulis.”
Rina menoleh cepat, matanya berbinar. “Serius? Penulis?”
Fahmi mengangguk. “Ya. Aku menulis novel online, novel cetak, esai, kadang juga artikel lepas. Bekerja dari rumah, jadi lebih fleksibel.”
Rina mendadak kagum. “Wah … keren sekali. Aku suka baca, meski belakangan jarang. Tapi aku nggak pernah membayangkan bertemu langsung dengan seorang penulis.”