Pembantu Rasa Nyonya
"Gini ya adikku, Sayang. Teman itu tidak cukup dilihat dari sisi orang itu cantik atau cakep. Tetapi harus yang bisa diajak bicara. Bertukar pikiran. Cantik, tidak menjamin bisa untuk dijadikan teman."
"Terus cara cari temannya bagaimana? Kita kan tidak tahu orang iti enak diajak ngobrol atau tidak, kalau belum kenalan. Iya, kan?" tanya Amelia.
"Makanya belajar menilai karakter orang. Apalagi Kak Amel kan tertarik di bidang broadcasting. Jangan nanti cacat logika. Perannya sebagai tenaga kasar, tetapi tangan dan kukunya terlihat terawat," celetukku mengingat tontonan yang sering membuatku mengernyit.