Kakak Ipar Rasa Pacar
Dia tidak ingin larut dalam kesedihan, tetapi kenangan itu benar-benar membelenggunya.
"Kalau kamu sedih, kita bisa balik saja ke hotel," tawar Darren.
"Iya, Kak. Aku kira tadi bisa sedikit merilekskan pikiran, tapi ternyata malah membuatku semakin kacau." Nadia menoleh ke arah suaminya, lantas kembali berkata, "maaf sudah merusak suasana hari ini, Kak. Aku masih belum bisa mengendalikan hatiku."