DEAR DIARY INDONESIA
“Baiklah kita mampir sebentar mumpung masih sore.”
Lexa dan Marcus sampai di toko buku setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam. Lexa begitu antusias memilih berbagai alat tulis, mulai dari pulpen, pensil mechanic beserta isinya, correction tape, binder, index dan sebagainya. Lexa begitu terobsesi dengan berbagai macam alat tulis, bahkan meja beajarnya begitu apik dengan berbagai rak organizer yang berisi berbagai macam pulpen warna, stabile, beserta spidol yang ia pisahkan berdasrkan warna dan merk.
Hot Chapters