Suamiku seorang Mata-Mata
Ia merasa kalau ibunya tampak belum siap dan nadanya penuh kesan canggung yang dipaksakan.
Blue mengangguk setuju. “Siap, sayang. Tidak sabar rasanya mengunjungi tetangga bersama keluarga.”
Sore itu, sesuai kesepakatan, Bayu, Blue, dan Nala benar-benar berkunjung ke rumah Sarah. Rumah itu lebih besar dari milik mereka. Terdapat kolam renang di halaman belakang, dan juga pondok kayu kecil dengan atap jerami. Asap mengepul dari alat pemanggang daging dan menyebarkan aroma daging bakar sedap ke seluruh sudut ruangan. Di atas kolam, terdapat empat mainan mengapung berbentuk kucing. Sebuah pohon kamboja tumbuh meneduhi pondok, dan bunganya mengotori sebagian kolam. Aroma wanginya tercium samar, t
Hot Chapters