Ibu Mertuaku Yang Kejam
Tanpa pikir panjang, gadis itupun langsung melangkahkan kakinya menuju pintu tersebut.
Ratih memindai matanya, untuk melihat belakang rumah milik keluarga calon suaminya, halaman yang luas, dengan berbagai tanaman, ada pohon pepaya, tomat, cabai, bawang, dan juga beberapa pohon buah lainnya, sudah seperti kebun saja, ada juga gazebo di dekat pohon mangga. Ratih berdecak kagum melihat semua itu. Selama tiga hari dirinya berada di rumah tersebut, Ratih sama sekali belum pernah melihat bagian belakang rumah tersebut.
"Hei Ratih, mau sampai kapan kau berdiri di sana?" Suara melengking milik Bu Mirna, seketika langsung mengagetkan Ratih dari lamunannya.
Bab Populer