Abang Ojek VS Ibu Polwan
“Entah apakah kata ‘cemara’ di sini berasal dari kata ‘samara’, yang kepanjangannya adalah sakinah mawaddah dan rahmah. Yang pasti, keluarga cemara adalah penggambaran dari sebuah keluarga yang layaknya pohon cemara nan hijau sepanjang tahun, senantiasa hidup dan tumbuh dalam kasih sayang, dan saling erat satu sama lainnya.”
“Dan aku.., ingin menjadi bagian dari keluarga cemaramu itu. Aku ingin menjadi anak menantu bagi ibu kamu. Aku ingin menjadi kakak ipar bagi Eci dan Eca. Berkenankah kamu, Hekal?”
“Jika memang kamu berkenan, dan jika memang kamu bisa menerima aku.., huh! Sayangnya kamu itu terlalu bodoh, Kal. Kamu tidak bisa menangkap isyarat dari gerak-gerik seorang perempuan.”
Sikat na Kabanata