Editor Dingin Bikin Bucin
“Nate, tunggu! Biarkan aku menjelaskan semuanya.”
Nathaniel terus melangkah tanpa merespons apa pun. Elena terisak, tak sanggup lagi menahan kesedihannya. “Nate, aku mohon…”
Nathaniel akhirnya berhenti di teras rumah, menatap keluar dengan tatapan menerawang. Dalam bisikannya, yang lebih terdengar seperti jeritan hati, ia berkata, “Kau tau Elena… dulu aku sering sekali menertawakan berita di media, yang mengatakan bahwa dulu kau sering minum obat-obatan penggugur kandungan, hingga kau dan bayimu hampir mati. Aku mengira berita itu omong kosong,” ucapan Nathaniel begitu lirih, seolah dia tidak memiliki energi untuk mengucapkannya. “Tapi aku tidak menyangka, jika bayi yang ingin kau bunuh adal
Hot Chapters