Gadis Desa di Antara Pria Perkasa
Pak RW Parmin maju menempelkan wajahnya di sela-sela besi pagar, berteriak garang.
"Buka pagarnya! Mbak Sri, keluar kamu! Kita butuh kejelasan tuduhan kos maksiat ini!" seru Pak RW Parmin. "Dasar wanita nakal! Sudah ditinggal suami, mandul tak bisa punya anak, malah pelihara laki-laki tak jelas di dalam kosan! Bikin kotor nama kampung saja!"
Pintu depan Wisma Asri perlahan terbuka. Bimo, Raka, Leo, dan Rehan melangkah keluar bersama-sama menghadapi kepalan tangan warga yang melayang di udara.