ONE NIGHT STAND
Ya, satu orang wanita yang pernah dia tiduri sekitar lima tahun yang lalu di sebuah Club Malam langganannya.
Pelacur sialan yang sudah mengobrak-abrik ketenangan hidup Xander selama lima tahun belakangan.
Rahang Xander sudah mengeras, bersamaan dengan ke dua kepalan tangannya yang sudah memanas. Mungkin, seandainya ini bukan tempat umum, ingin rasanya Xander menjambak rambut wanita yang kini tengah bersujud di bawah kakinya itu untuk menceritakan apa yang membuat wanita itu berani mengatakan hal yang begitu privasi di hadapan banyak orang.